LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Apararur Sipil Negara (ASN) harus dapat menjaga sikap dan perilaku serta tidak bergaya hidup berlebihan atau hedonisme. Dengan dapat menjaga gaya hidup dengan tidak berperilaku hedonisme, ASN dapat menjaga perekonomian keluarga dengan baik.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Lebak Halson Nainggolan mengimbau pegawainya agar tidak terlilit utang ke bank maupun rentenir, karena biasanya akan berdampak buruk terhadap kinerja mereka.
“Pengalaman ASN yang terlilit utang, akibat hedonisme mereka banyak yang meninggalkan tugas kerja hingga dilakukan pemecatan,” katanya, Sabtu 25 Januari 2025.
Pihaknya membolehkan anak buahnya berhutang ke bank asalka untuk keperluan kebutuhan produktif, seperti membeli rumah, pendidikan anak, maupun berinvestasi modal usaha sampingan.
“Kami ingatkan jangan sampai gaji ASN dikurangi akibat terlilit utang, terutama rentenir sehingga bisa meninggalkan tugas kerja,” kata mantan Kepala Dinkop dan UKM Lebak ini.
Faktor yang membuat ekononi keluarga terlilit, kata dia gaya hidup hendonis. Karena itu dapat berimpilikasi kepada faktor ekonomi.
“Faktor ekonomi yang tak stabil menjadi salah satu pemicu kinerja ASN menurun. Harus tetap menjaga pola gaya hidup yang tak berlebihan atau hedonis,” ujar mantan Inspektir Inspektorat Lebak ini.
Kata dia, sebagai abdi negara, lanjut dia ASN harus menjaga sikap perilaku yang baik. Sehingga, menjadi panutan bagi masyarakat sekitar.
“Tentunya, jangan sampai penghasilan yang sudah cukup baik, menjadi pemicu hancurnya karir sebagai ASN. Dimana, sebagaian besar masyarakat memginginkan kado ASN,” katanya.
Dalam berbagai kesempatan, kata dia pemkab Lebak terus mengingatkan agar ASN dapat menjaga sikap dan perilaku terutaa gaya hidup hedonis.
“ASN cukup dihormati di masyarakat. Karena itu mereka wajib menjaga sikap dan perilaku,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











