slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Utama

Jadi Tersangka

Bayu Mulyana by Bayu Mulyana
09-07-2025 13:34:36
in Utama
Jadi Tersangka
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh: Dahlan Iskan

Rabu 09-07-2025

Baca Juga :

Apresiasi 520 Brand Populer Lewat Disway Awards

Presiden Persebaya Tuntaskan Tantangan Bentang Jawa 2025, Bersepeda 1.500 KM dari Pantai Carita Banten ke Banyuwangi

Nany Widjaja dan Dahlan Iskan Serahkan Bukti Tambahan, Tabloid Nyata dan Jawa Pos Bukan Satu Group

Sayap Ekonom

—

Nanda Aria, seorang wartawan Tirto.id, kirim WhatsApp (WA) ke saya Kamis kemarin. Saya lihat jam berapa WA itu: 10.12 WIB. Ini bunyinya:

“Selamat pagi Pak Dahlan Iskan, saya Nanda dari Tirto.id. Pak, izin menanyakan perihal gugatan yang bapak ajukan terhadap Jawa Pos ke PN Surabaya. Hal ini terkait apa ya pak? Ada kabar bahwa ini terkait pembagian saham. Apa benar pak? Mohon tanggapannya ya pak. Terima kasih dan sehat selalu ????????”.

Saya lupa apakah saya kenal Nanda. Tapi WA itu baru terbaca beberapa jam kemudian. Ketika saya bangun pukul 02.00, WA itu saya jawab pukul 02.44 WIB. Berarti sudah hari Jumat dini hari. Bunyi jawaban saya sbb:

“Nanda, maafkan baru terbaca WA Anda. Saya itu tidak pernah menyimpan dokumen perusahaan di rumah saya. Semua saya tinggal di kantor saat itu. Saya sekarang perlu dokumen-dokumen itu. Sudah minta beberapa dokumen perusahaan secara baik-baik tapi tidak diberi, pengacara saya ajukan gugatan untuk mendapat dokumen-dokumen tersebut, karena sebagai salah satu pemegang saham saya punya hak untuk meminta. Begitu kan? Suwun”.

Sebenarnya saya tidak memerlukan sama sekali dokumen-dokumen tersebut. Sudah lebih 15 tahun saya meninggalkan Jawa Pos. Selama itu pula tidak pernah merasa memerlukannya.

Saya tidak pernah menyangka 15 tahun kemudian ternyata saya memerlukannya.

Itu karena hari-hari ini saya harus memberikan keterangan di polisi sebagai saksi atas  pengaduan direksi Jawa Pos –direksi yang sekarang– tentang peristiwa 25 tahun yang lalu. Yakni soal siapa sebenarnya pemilik saham Tabloid Nyata.

Saya pun harus menjelaskan ke polisi sepanjang ingatan saya. Ternyata harus ada bukti dalam bentuk dokumen. Maka saya perlukan banyak dokumen.

Sungguh tidak saya sangka persoalan itu diadukan ke polisi. Mengapa Jawa Pos tidak juga mengadukan, misalnya “siapa pemegang saham harian Memorandum”. Atau mingguan berbahasa Jawa “Jayabaya”.

Maka kejadian hampir 25 tahun lalu harus saya flashback. Siapa sangka itu akan terjadi tahun ini. Hidup ini ternyata banyak juga yang harus dijalani tanpa pernah disangka.

Yang juga tidak pernah saya sangka adalah: saya berurusan dengan polisi di usia saya yang 74 tahun. Dulu, saya kira, saya itu akan seumur hidup di Jawa Pos. Katakanlah sampai mati. Bahkan saya bayangkan mungkin makam saya pun kelak akan di halaman gedung Jawa Pos.

Itu karena, seperti banyak yang bilang, “Jawa Pos adalah Dahlan Iskan, dan Dahlan Iskan adalah Jawa Pos”. Rasanya pernah ada media yang sampai menulis seperti itu.

(Salah satu tulisan media Pantau yang menuliskan Jawa Pos adalah Dahlan Iskan)

(Baca Juga: Jawa Pos adalah Dahlan Iskan: Bagaimana dalam 20 tahun satu koran kecil jadi dominan di Indonesia?)

Seluruh energi muda saya memang tumpah untuk Jawa Pos. Saya sempat bahagia ketika banyak yang mengakui bahwa sayalah yang membuat Jawa Pos dari perusahaan yang begitu kecil dan miskin menjadi raksasa media dengan kekayaan bertriliun-triliun rupiah.

Sebenarnya bukan hanya saya yang bekerja keras untuk membangun Jawa Pos. Tapi juga seluruh karyawan saat itu. Terutama karyawan yang hebat-hebat. Tapi saya memang bekerja rata-rata 16 jam sehari. Selama berpuluh tahun. Sangat sering sampai pukul 02.00. Setelah itu pun sering masih harus keliling ke agen-agen. Mulai urusan manajemen sampai urusan mengedit berita. Mulai dari mengurus agen sampai percetakan. Mulai dari sehat sampai terkena sakit liver, sampai muntah darah.

(Usai menjalani operasi ganti hati di Tianjin)

Dalam posisi Jawa Pos yang sudah kaya raya itu saya mendapat tugas negara: mengatasi krisis listrik di Indonesia. Sebenarnya saya tidak mau. Tapi ini tugas negara. Saya pun menjadi dirut PLN di tahun 2009.

Sebagai dirut BUMN saya tidak boleh merangkap jabatan di swasta. Maka saya harus melepaskan jabatan dirut Jawa Pos. Tidak masalah. Toh di PLN saya tidak akan lama. Maksimum tiga tahun. Bisa kembali ke Jawa Pos lagi.

Ternyata saya tidak pernah bisa kembali ke Jawa Pos. Pemegang saham mayoritas yang selama puluhan tahun hanya mengawasi dari jauh sudah menjadi sangat berkuasa di Jawa Pos. Begitulah perusahaan. Apalagi sudah punya uang banyak.

Memang saya masih ditawari jadi komisaris, hanya komisaris, bukan Komut, tentu saya tidak mau.

Begitulah. Sejak tahun 2009 itu saya sudah meninggalkan manajemen Jawa Pos. Tapi mayoritas pembaca tidak tahu. Saya masih dikira pimpinan Jawa Pos. Pun sampai kemarin saya di Perth, masih diperkenalkan sebagi bos Jawa Pos.

(Bersama pengusaha Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Chamber of Commerce of Western Australia di Tempatan Bay, Perth, 8 Juli 2025)

Saya memang tidak pernah membuat pernyataan terbuka bahwa saya sudah bukan pimpinan Jawa Pos. Agar tidak menimbulkan tanda tanya di pembaca.

Saya sendiri mendapat saham di PT Jawa Pos sebagai hadiah atas prestasi saya itu. Itu karena Eric Samola, wakil pemegang saham mayoritas saat itu, tahu Jawa Pos sangat maju tanpa modal dari para pemegang saham. Tidak ada pemegang saham yang setor modal di awal kebangkitan Jawa Pos di tahun 1982 itu.

Modal satu-satunya adalah utang: PT Grafiti Pers mengeluarkan uang untuk membeli Jawa Pos dari pemilik lama yang sudah berumur 90 tahun: The Chung Shen.

Eric Samola adalah dirut PT Grafiti saat itu.

Dalam dua tahun, Eric minta kembali uang itu. Dari kas Jawa Pos. Maka uang Grafiti pun sudah dikembalikan utuh. Seluruhnya. Itu uang dari hasil kerja kami di Jawa Pos.

Sebenarnya saat itu Jawa Pos masih miskin. Tapi Eric Samola berkeras minta agar uang pembelian Jawa Pos itu dikembalikan ke PT Grafiti. Saya tahu latar belakangnya: agar Eric tidak disalahkan pemegang saham Grafiti yang lain. Yakni mengapa menggunakan uang untuk membeli koran kecil di daerah yang tidak ada harapan.

Dengan mengembalikan uang itu Eric tidak akan disalahkan bila akhirnya kelak Jawa Pos di tangan saya tidak bisa maju. Toh uang yang dipakai membeli Jawa Pos sudah dikembalikan dari hasil kerja kami.

Jadi, siapa sebenarnya pemegang saham Nyata? Saya sedang menceritakannya ke polisi, sehingga tidak bisa saya uraikan di sini. Pemeriksaan belum selesai.

Tapi karena saya sudah diberitakan jadi tersangka, maka saya tegaskan tidak semua media yang saya pimpin adalah milik Jawa Pos.

Ada beberapa (saja) bukan milik Jawa Pos. Termasuk Nyata. Ada riwayatnya mengapa begitu.

Saya belum bisa ceritakan untuk menghormati pengadilan. Tapi pimpinan Jawa Pos yang sekarang, yang tidak tahu sejarah itu, menganggap Nyata miliknya. Jadilah sengketa. Jadi ini sengketa saham di Nyata. Bukan di Jawa Pos. Perdata.

Sidang perdatanya sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Surabaya. Tiba-tiba ada berita saya jadi tersangka.

Sebenarnya saya tidak ingin menulis ini di Disway. Kesannya kurang baik, saya memanfaatkan Disway. Tapi saya tidak bisa menjawab satu per satu pertanyaan pembaca yang bertubi-tubi. Maafkan.(Dahlan Iskan)

Tags: Dahlan IskanJawa Pos
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kasus Cabul Oknum Guru di SMAN 4 Kota Serang Diselesaikan Kekeluargaan, Komnas Anak Anggap Melanggar Undang-undang

Next Post

Gedung Baru SMPN 15 Cilegon Diresmikan, Robinsar Target Tambah Lantai Dua Tahun Ini

Related Posts

Apresiasi 520 Brand Populer Lewat Disway Awards
Berita Utama

Apresiasi 520 Brand Populer Lewat Disway Awards

by AdityaRamadhan
Kamis, 4 Desember 2025 23:03

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID - Disway Awards Anugerah Brand Populer Indonesia 2025 menyerahkan penghargaan bagi 520 brand terkenal dan paling populer di Indonesia....

Read moreDetails

Presiden Persebaya Tuntaskan Tantangan Bentang Jawa 2025, Bersepeda 1.500 KM dari Pantai Carita Banten ke Banyuwangi

Nany Widjaja dan Dahlan Iskan Serahkan Bukti Tambahan, Tabloid Nyata dan Jawa Pos Bukan Satu Group

Sayap Ekonom

Copot Kursi

Gajah Lebar

Kuasa Hukum Dahlan Iskan Tuntut Pembayaran Dividen kepada Jawa Pos Rp54 Miliar

Polisi Belum Keluarkan Pernyataan Resmi, Sumber Informasi yang Menyebut Dahlan Iskan Sebagai Tersangka Dipertanyakan

Kabar Ditetapkan Tersangka, Kuasa Hukum Dahlan Iskan: Berpotensi Menyesatkan Publik

Sufmi Dasco dan Raffi Ahmad Kunjungi Kantor Disway, Dahlan Iskan Sambut Hangat

Next Post
Gedung Baru SMPN 15 Cilegon Diresmikan, Robinsar Target Tambah Lantai Dua Tahun Ini

Gedung Baru SMPN 15 Cilegon Diresmikan, Robinsar Target Tambah Lantai Dua Tahun Ini

Deden Apriandhi Resmi jadi Sekda Banten

Deden Apriandhi Resmi jadi Sekda Banten

Peserta Didik Senang, SMPN 15 Cilegon Kini Punya Gedung Sendiri

Peserta Didik Senang, SMPN 15 Cilegon Kini Punya Gedung Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Bocah Perempuan di Cibeber Tersambar Petir Saat Bermain di Sawah

Bocah Perempuan di Cibeber Tersambar Petir Saat Bermain di Sawah

Jumat, 5 Desember 2025 17:46
SMAN Tangsel raih kemenangan

SMAN 2 Tangsel Raih Kemenangan Meyakinkan atas SMAN 1 Cilegon di Day 3 Honda DBL Banten 2025

Jumat, 5 Desember 2025 17:43
Dikeluhkan Pengguna Jalan, BPJN Banten Tambal Jalan Berlubang

Dikeluhkan Pengguna Jalan, BPJN Banten Tambal Jalan Berlubang

Jumat, 5 Desember 2025 17:34
SMA Waskito

Suporter SMA Waskito Soroti Evaluasi Tim dan Siapkan Dukungan Solid di Ajang DBL

Jumat, 5 Desember 2025 17:28
Apresiasi Radar Banten Grup, Kajati Banten Harapkan Kerjasama Terus Dibina

Apresiasi Radar Banten Grup, Kajati Banten Harapkan Kerjasama Terus Dibina

Jumat, 5 Desember 2025 17:24
SMA Citra Berkat

SMA Citra Berkat Usung Tema “Be Yourself and Shine” di Azarine DBL Dance Competition 2025

Jumat, 5 Desember 2025 17:16
Bocah Perempuan di Cibeber Tersambar Petir Saat Bermain di Sawah

Bocah Perempuan di Cibeber Tersambar Petir Saat Bermain di Sawah

Jumat, 5 Desember 2025 17:46
SMAN Tangsel raih kemenangan

SMAN 2 Tangsel Raih Kemenangan Meyakinkan atas SMAN 1 Cilegon di Day 3 Honda DBL Banten 2025

Jumat, 5 Desember 2025 17:43
Dikeluhkan Pengguna Jalan, BPJN Banten Tambal Jalan Berlubang

Dikeluhkan Pengguna Jalan, BPJN Banten Tambal Jalan Berlubang

Jumat, 5 Desember 2025 17:34
SMA Waskito

Suporter SMA Waskito Soroti Evaluasi Tim dan Siapkan Dukungan Solid di Ajang DBL

Jumat, 5 Desember 2025 17:28
Apresiasi Radar Banten Grup, Kajati Banten Harapkan Kerjasama Terus Dibina

Apresiasi Radar Banten Grup, Kajati Banten Harapkan Kerjasama Terus Dibina

Jumat, 5 Desember 2025 17:24
SMA Citra Berkat

SMA Citra Berkat Usung Tema “Be Yourself and Shine” di Azarine DBL Dance Competition 2025

Jumat, 5 Desember 2025 17:16

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bocah Perempuan di Cibeber Tersambar Petir Saat Bermain di Sawah

Bocah Perempuan di Cibeber Tersambar Petir Saat Bermain di Sawah

by Adam Fadillah
Jumat, 5 Desember 2025 17:46

CILEGON, RADARBANTN.CO.ID – Seorang bocah perempuan berinisial YM (10) asal Lingkungan Bentola, Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, dikabarkan tersambar petir saat...

SMAN Tangsel raih kemenangan

SMAN 2 Tangsel Raih Kemenangan Meyakinkan atas SMAN 1 Cilegon di Day 3 Honda DBL Banten 2025

by Haidaroh
Jumat, 5 Desember 2025 17:43

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - SMAN 2 Tangerang Selatan tampil dominan dan meraih kemenangan meyakinkan saat menghadapi SMAN 1 Cilegon pada lanjutan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak