SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Padepokan Pencak Silat Cimande Maung Banten (CMB) kembali menunjukkan tajinya di dunia persilatan. Dalam ajang bergengsi Banten Open Silat 2025, para pesilat muda CMB sukses memborong tujuh medali, sebuah pencapaian yang semakin menegaskan eksistensi padepokan ini sebagai lumbung atlet pencak silat berbakat asal Banten.
Ajang yang digelar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Banten ini berlangsung di GOR Alun-alun Timur Kota Serang, pada 22–24 Agustus 2025, dan menjadi panggung pembuktian bagi pesilat-pesilat muda dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah, kami meraih prestasi meskipun kami anggap bisa lebih baik lagi (dari torehan prestasi-red),” ujar Ketua Padepokan Cimande Maung Banten, Tubagus Syaefullah, Selasa 26 Agustus 2025.
Dari tujuh medali yang diraih, satu medali emas disumbangkan oleh Ratu Calista Elysa, sementara empat medali perak diraih oleh Ratu Carissa Elvina, Aqila Zulaikha, Khairul Allef, dan Alvino Febrian. Dua perunggu diraih oleh Rohmat Putut Saputra dan Oka Kustriyanto.
“Rohmat Putut Saputra dan Oka Kustriyanto berkontribusi dengan menyumbangkan medali perunggu setelah berjuang hingga babak semifinal,” ungkapnya.
Meski pencapaian ini membanggakan, Syaefullah menegaskan masih banyak ruang untuk evaluasi, terutama dari sisi teknis dan disiplin saat bertanding.
“Dalam kejuaraan bergengsi tersebut anak didik kami seharusnya dapat menorehkan prestasi yang lebih baik lagi. Namun, karena banyak membuat kesalahan, ambisi meraih medali emas belum dapat diraih. Tapi saya sebagai ketua CMB sudah sangat bangga dengan pencapaian ini, saya harap ini dapat jadi pelajaran untuk kami agar bisa lebih baik lagi ke depannya,” katanya.
Pengurus Padepokan CMB, Deden Sidik, yang juga jurnalis senior asal Lebak, menambahkan bahwa keberhasilan ini bukan hanya soal medali, tetapi soal dedikasi dan semangat juang yang ditanamkan sejak dini kepada para pesilat muda.
“Kami sangat bangga dengan perjuangan dan dedikasi seluruh atlet. Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi para pesilat muda lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama Banten, di kancah nasional hingga internasional,” ungkapnya.
Ia menyebut, Banten Open Silat adalah panggung penting untuk menjaring bibit unggul, dan kemenangan ini menjadi bukti bahwa Cimande Maung Banten tetap menjadi salah satu padepokan paling disegani di wilayahnya.
“Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Padepokan Cimande Maung Banten sebagai salah satu padepokan pencak silat terbaik di wilayahnya,” tuturnya.
Editor : Merwanda











