PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bola FC Malang tampil perkasa di laga pembuka Liga Futsal Profesional 2025–2026. Bermain di Nambo Jaya Sport Center, tim berjuluk Lesimala menundukkan Kuda Laut Nusantara dengan skor meyakinkan 4–1.
Pertandingan yang disiarkan melalui kanal YouTube Pro Futsal League™️ Indonesia ini berlangsung sengit sejak awal. Sejak peluit pertama dibunyikan, Bola FC Malang langsung mengambil inisiatif serangan. Mengenakan kostum hitam beraksen ungu, pasukan asuhan Wellington Pereira tampil agresif dan menekan sejak menit awal.
Awal Tajam, Bola FC Kuasai Permainan
Gol pembuka datang lewat aksi Andres Dwi Persada, yang memanfaatkan tembakan Andres Josu Teran. Bola sempat mengenai kaki pemain lawan dan berubah arah hingga mengecoh kiper Kuda Laut Nusantara.
Tim lawan tak tinggal diam. Kombinasi Mukaro Mislu, Yunus Harry, dan Ferdiansyah berhasil menembus pertahanan Lesimala. Ferdiansyah kemudian mencetak gol penyama kedudukan dengan tembakan terukur yang tak mampu dihalau kiper Riza Farhan.
Namun, keseimbangan itu hanya bertahan sebentar. Bola FC Malang kembali unggul setelah Wellington Pereira mengeksekusi penalti dengan tenang, membawa timnya memimpin 2–1.
Dominasi di Babak Kedua
Lesimala semakin percaya diri di babak kedua. Melalui kerja sama apik Pereira dan Mahlan, keunggulan kembali bertambah. Umpan matang Pereira diselesaikan Mahlan dengan sontekan halus yang memperdaya kiper lawan.
Kemenangan Bola FC Malang akhirnya dikunci oleh Josu Teran, pemain asal Amerika Latin yang memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan. Dengan gawang terbuka, ia menempatkan bola ke jala dan menutup skor menjadi 4–1.
Evaluasi untuk Kuda Laut Nusantara
Kuda Laut Nusantara sempat mencoba memperkecil ketertinggalan lewat sepakan jarak jauh Anton Cahyo, namun usahanya belum membuahkan hasil. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4–1 untuk kemenangan Bola FC Malang tidak berubah.
Dengan hasil ini, Bola FC Malang memimpin klasemen sementara Liga Futsal Profesional 2025–2026, sementara Kuda Laut Nusantara perlu berbenah agar tak kembali tergelincir pada laga berikutnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia











