KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO – Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menanamkan semangat nasionalisme dan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan zaman modern.
Hal itu disampaikan usai kegiatan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Seribu, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, Senin, 10 November 2025.
Menurut Wali Kota Tangsel Benyamin, perjuangan di era modern memiliki bentuk yang berbeda dari masa penjajahan.
Jika dahulu bangsa Indonesia berjuang melawan penindasan, kini perjuangan dilakukan melalui pembangunan dan pemberantasan berbagai bentuk ketertinggalan.
“Perjuangan itu prinsip dasarnya sama. Kalau dulu melawan penjajahan, sekarang melawan kemiskinan, kebodohan, dan kejahatan-kejahatan yang mengganggu ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, semangat nasionalisme kini tengah menghadapi tantangan akibat derasnya pengaruh budaya dan peradaban asing yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
“Saya khawatir semangat dan rasa nasionalisme terkikis oleh peradaban-peradaban modern yang datang dari luar Pancasila, dari luar Indonesia. Karena itu, momentum Hari Pahlawan ini harus dijadikan pengingat untuk kembali memperkuat jati diri bangsa,” tegasnya.
Benyamin juga menyoroti pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila di kalangan birokrasi dan pejabat publik.
“Kalau menghafal Pancasila itu mudah, tapi memahami dan menerapkan nilai-nilainya, seperti ketuhanan, kemanusiaan, dan persatuan, itu yang paling penting. Nilai-nilai itu harus menjadi sikap hidup seluruh masyarakat, terlebih lagi bagi birokrasi,” katanya.
Kepada generasi muda, Benyamin berpesan agar menjauhi hal-hal negatif dan fokus menuntut ilmu sebagai bekal untuk memimpin bangsa di masa depan.
“Jauhi narkoba, jauhi tawuran, jauhi kebodohan. Tugas generasi muda adalah belajar, karena bangsa ini menunggu mereka untuk memimpin. Tapi bagaimana bisa memimpin kalau tidak memiliki ilmu,” pesannya.
Editor Daru Pamungkas











