SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Dindikbud Kota Serang mengajukan penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan banjir kronis di SDN Pamarican 2.
Sekolah yang terletak di Kecamatan Kasemen itu sudah dinilai berstatus darurat.
Sebab, setiap musim hujan, SDN Pamarican 2 kerap terendam banjir hingga puluhan sentimeter.
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, mengatakan bahwa langkah ini diambil karena situasi di SDN Pamarican 2 sudah tidak bisa ditunda lagi.
“Saya langsung menghadap pak Wali Kota Serang, dan Alhamdulillah diizinkan menggunakan dana dari BTT karena sifatnya mendesak dan darurat,” ujarnya di Serang, Rabu, 12 November 2025.
Menurutnya, surat resmi sudah dikirimkan ke Wali Kota Serang dan diteruskan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang agar proses pencairan dana segera dilakukan.
“Harapannya segera diproses dan bisa ada tindakan nyata dalam waktu dekat. Target kami Desember selesai,” kata Nuri.
Langkah ini diambil setelah tim Disdikbud meninjau SDN Pamarican 2 pada Sabtu, 8 November 2025, dan menemukan genangan air setinggi 60 sentimeter.
“Kalau dipaksakan sekolah, jelas berisiko. Apalagi banyak ular yang muncul di sekitar area sekolah,” tegas Nuri.
Editor: Agus Priwandono











