PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mencatat program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 244.830 warga hingga 17 November 2025.
Angka ini baru memenuhi sekitar 36 persen dari target 504 ribu sasaran yang ditetapkan tahun ini.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinkes Pandeglang, Samsudin mengatakan, capaian tersebut terus bertambah seiring meningkatnya kunjungan masyarakat ke puskesmas, posyandu, hingga pelayanan kesehatan keliling.
“Target kita 36 persen atau 504 ribu jiwa. Sampai 17 November sudah 244.830 warga yang ikut CKG. Setiap hari masih terus bertambah karena kunjungan pasien dari posyandu dan puskesmas,” kata Samsudin saat dihubungi, Senin 24 November 2025.
Dari total 36 kecamatan di Pandeglang, baru tiga kecamatan yang mencapai target 36 persen. Kecamatan lainnya masih beragam capaian persentasenya.
“Yang lain ada yang baru 25 persen, 30 persen, atau 32 persen. Semua kita kejar tahun ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan target nasional untuk Pandeglang tetap berada di angka 36 persen pada 2025 dan naik menjadi 46 persen pada 2026.
Selama pelaksanaan CKG, sejumlah penyakit kronis ditemukan cukup tinggi, terutama diabetes melitus (DM) dan hipertensi. Seluruh temuan langsung terintegrasi ke aplikasi penyakit masing-masing untuk penanganan lebih lanjut.
“Penyakit yang paling banyak ditemukan itu DM dan hipertensi. Kalau ada temuan lain seperti kanker atau penyakit usia produktif, datanya masuk ke aplikasi khusus,” jelasnya.
Selain itu, pemeriksaan CKG juga dapat mendeteksi indikasi penyakit lain, termasuk infeksi paru (IP), apabila ditemukan gejala tertentu saat skrining.
Samsudin menyebut antusiasme warga terhadap layanan CKG semakin meningkat. Masyarakat kini lebih sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.
“Dulu banyak yang takut diperiksa, sekarang kunjungan meningkat. Mereka datang ke puskesmas bukan hanya saat sakit, tapi untuk pemeriksaan kesehatan,” ungkapnya.
Ia menambahkan posyandu kini berperan besar dalam menjaring peserta karena telah menerapkan konsep siklus hidup, sehingga melayani seluruh kelompok usia.
Program CKG di Pandeglang didukung lebih dari 200 petugas kesehatan yang terbagi dalam dua tim besar. Satu tim dapat melayani 100–200 warga per kegiatan karena banyaknya jenis pemeriksaan yang dilakukan.
“Biasanya ada dua tim. Satu tim bisa menangani 100 sampai 200 orang karena pemeriksaannya lengkap, bukan hanya tensi,” tambahnya.
Dinkes berharap capaian CKG terus meningkat hingga akhir tahun dan masyarakat semakin aktif memeriksakan diri.
“Harapan kami masyarakat semakin sadar pentingnya kesehatan. Tidak hanya petugas yang mengejar, tapi warganya datang sendiri untuk periksa,” tutupnya.
Editor Daru Pamungkas











