SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Madsuri kembali dipercaya untuk memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serang untuk periode 2025-2030.
Keputusan itu disampaikan pada Konferensi Cabang (Konfercab) dan Konferensi Daerah (Konferda) PDIP se-Banten di Kantor DPD PDIP Banten pada Jumat 12 Desember 2025.
Tahapan pemilihan ketua DPC ini sebelumnya sudah berjalan panjang. Berawal dari usulan Pengurus Anak Cabang (PAC) yang memunculkan tiga nama calon ketua DPC dan DPD. Untuk DPC Kabupaten Serang, Madsuri menjadi salah satu yang diusulkan.
Madsuri bersama calon lainnya sudah melewati tahapan penjaringan, psikotes, hingga tahapan wawancara yang dilakukan oleh DPP PDI Perjuangan.
Hasilnya, Madsuri dipercaya kembali memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serang. Madsuri didampingi oleh Hendri Gunawan sebagai Sekretaris dan HM Azmi Maulidy sebagai bendahara.
Kepercayaan itu diberikan tidak terlepas dari prestasi yang ditorehkan Madsuri selama memimpin periode 2019-2024. Prestasi itu salah satunya peningkatan suara pada Pemilu 2024. PDIP yang sebelumnya hanya meraih 57 ribu suara dengan perolehan empat kursi di DPRD pada 2019, kemudian pada 2024 melonjak menjadi 78 ribu suara dengan perolehan lima kursi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serang, Madsuri menyampaikan bahwa akan menjalankan amanah tersebut dengan semaksimal mungkin. Ia pun sudah mempunyai target untuk pemenangan pada Pemilu 2029.
“Target kami kursi di DPRD Kabupaten Serang meningkat menjadi tujuh sampai delapan kursi, Insya Allah target ini bisa tercapai,” kata Anggota DPRD Provinsi Banten ini.
Madsuri menyampaikan, suksesi 2029 sudah dimulai dari sekarang. Salah satu langkahnya yakni dengan menggaet anak muda. “Sengaja bendahara kita dari kalangan anak muda, karena untuk menggaet anak muda bergabung ke PDIP,” ujarnya.
SIAP KONTROL PEMERINTAHAN
Sementara itu, PDI Perjuangan pada Pilkada 2024 bukan menjadi partai pengusung Zakiyah-Najib yang saat ini duduk sebagai Bupati dan Wakil Bupati Serang.
Madsuri menegaskan, peran PDI Perjuangan saat ini adalah sebagai pengontrol kebijakan pemerintah. “Kita bukan bagian dari Koalisi, akan tetapi kita mengontrol dari luar sebagai teman,” katanya.
Pihaknya tidak akan melihat program pemerintah secara subjektif. Akan tetapi lebih kepada kepentingan rakyat. “Kalau program itu bagus, pro rakyat, kita dukung, tidak akan diganggu, tapi kalau sudah melenceng dari kepentingan rakyat, kita akan kritisi, ini sesuai dengan arahan Ibu Megawati,” ujarnya.
Menurutnya, meskipun PDI Perjuangan bukan bagian dari Koalisi, akan tetapi masih mempunyai peran dalam penyelenggaraan pemerintahan melalui lembaga legislatif. “Kita punya lima kursi di DPRD Kabupaten Serang, kita punya peran kontrol,” ucapnya.
Editor: Abdul Rozak











