SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Serang menyebabkan banjir merendam tujuh desa di empat kecamatan, dengan ketinggian air bervariasi, Kamis (18/12/2025).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, desa-desa yang terdampak banjir meliputi:
- Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas
- Desa Ciherang, Kecamatan Gunung Sari
- Desa Ranca Tanggal, Kecamatan Cinangka
- Desa Citasuk, Cibetus, Padarincang, dan Desa Kalumpang, Kecamatan Padarincang
Sebanyak 926 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, dengan total 3.033 jiwa terimbas akibat luapan air sungai dan tingginya curah hujan.
Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Jhoni Ewangga, mengatakan hingga saat ini masih terdapat beberapa lokasi yang terpantau tergenang banjir, terutama di Kecamatan Ciruas, Cinangka, dan Padarincang.
“Ketinggian air di beberapa titik masih bervariasi antara 80 hingga 120 sentimeter,” ujar Jhoni.
Menurutnya, wilayah yang penanganannya cukup sulit berada di Desa Ranca Tanggal, Kecamatan Cinangka, karena lokasinya menyatu dengan rawa dan danau yang menjadi muara Sungai Cikalumpang.
“Posisinya memang menyatu dengan rawa dan danau, sehingga air sulit surut dan penanganannya membutuhkan waktu lebih lama,” jelasnya.
BPBD Kabupaten Serang hingga kini terus berupaya membujuk warga di Desa Ranca Tanggal agar bersedia mengungsi ke tempat yang lebih aman. Namun, sebagian besar warga masih memilih bertahan di rumah masing-masing.
“Kami sejak pagi hingga sore berupaya membujuk warga untuk mengungsi, tetapi mereka masih enggan meninggalkan rumah,” katanya.
Sementara itu, titik pengungsian sementara telah disiapkan di Desa Cigelam, Kecamatan Ciruas. Petugas juga tengah melakukan pemasangan tenda untuk mengantisipasi kemungkinan banjir meluas.
BPBD Kabupaten Serang mengimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat intensitas hujan masih tinggi.***











