LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda Provinsi Banten selama sepekan ke depan. Kondisi ini dipicu oleh pengaruh Siklon Tropis HAYLEY dan sejumlah dinamika atmosfer lainnya yang aktif di sekitar wilayah Indonesia.
Berdasarkan pemantauan BBMKG, Siklon Tropis HAYLEY terdeteksi di Samudra Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 29 Desember 2025 pukul 07.00 WIB. Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat siklon mencapai 45 knot atau sekitar 83 kilometer per jam, dengan tekanan minimum 989 hPa.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II, Hartanto, mengatakan BMKG memprakirakan dalam 24 jam ke depan siklon tersebut berpotensi menguat menjadi kategori 2.
“Meski bergerak ke arah tenggara dan menjauhi wilayah Indonesia, dampaknya tetap dirasakan melalui peningkatan curah hujan dan angin kencang, khususnya di wilayah Banten,” kata Hartanto kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa (30/12/2025).
Ia menjelaskan, selain Siklon HAYLEY, terdapat Bibit Siklon 90S di Samudra Hindia barat daya Banten yang juga berpotensi berkembang.
“Aktivitas gelombang Equatorial Rossby dan Low Frequency yang terpantau aktif di Pulau Jawa, ditambah kelembapan udara yang tinggi serta kondisi atmosfer yang labil, turut memperkuat pembentukan awan hujan,” tuturnya.
BMKG mencatat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Pandeglang bagian timur dan selatan, Kabupaten Lebak bagian barat dan selatan, Kabupaten Serang bagian utara dan timur, Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Tangerang bagian barat dan tengah, serta Kota Tangerang.
Sementara itu, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diprakirakan melanda Kabupaten Pandeglang bagian barat dan utara, Kabupaten Serang bagian barat dan selatan, Kabupaten Lebak bagian timur dan utara, Kabupaten Tangerang bagian selatan, serta Kota Tangerang Selatan.
Hartanto juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem pada malam pergantian tahun. Wilayah Pandeglang bagian barat dan utara serta Serang bagian barat dan selatan diprakirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, sedangkan wilayah lainnya di Banten berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat.
“Selain hujan, potensi angin kencang hingga 45 kilometer per jam diperkirakan terjadi pada periode 29 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Pandeglang, Lebak, Serang, Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Tangerang bagian utara,” katanya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang. Warga juga diminta rutin memantau informasi resmi melalui aplikasi InfoBMKG dan kanal media sosial @bmkgwilayah2.***

