LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat 11 kejadian bencana alam terjadi di sejumlah wilayah di daerah yang dipimpin Bupati Hasbi Jayabaya sepanjang Senin, 12 Januari 2026.
Bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor hingga angin kencang.
Adapun daerah yang terdampak bencana di antaranya Kecamatan Rangkasbitung (longsor), Banjarsari (banjir), Cikulur (longsor), Kalanganyar (angin kencang), Cipanas (longsor), Muncang (longsor), Bayah (longsor), Sobang (longsor), Cilograng (longsor), Panggarangan (Longsor) dan Kecamatan Cibadak (banjir).
Dari data sementara BPBD Lebak, bencana paling berdampak terjadi di Kecamatan Banjarsari akibat banjir yang merendam 453 rumah, dua akses jalan, dan dua jembatan.
Hingga saat ini, genangan air masih terjadi di beberapa titik dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter.
Selain itu, satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan sungai di Kecamatan Bayah. Korban diketahui bernama Anah (70), warga Kampung Ciherang, Kecamatan Cibeber, yang terpeleset dan jatuh ke Sungai Cimadur.
“Ya, korban terpeleset lalu jatuh ke Sungai Cimadur,” kata Sekretaris BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, Senin 12 Januari 2026.
Selain itu menurut Febby, bencana tanah longsor juga dilaporkan terjadi di sejumlah kecamatan seperti Rangkasbitung, Cikulur, Cipanas, Muncang, Sobang, Cilograng, dan Panggarangan.
Akibatnya, lanjut Febby, beberapa rumah warga, fasilitas sosial, jalan serta jembatan mengalami kerusakan.
“Berdasarkan data kerusakan yang timbul yakni 1 rumah rusak berat, 4 rumah rusak sedang, 6 rumah rusak ringan, 4 akses jalan dan 3 jembatan terdampak,” tandasnya.
BPBD Kabupaten Lebak menyatakan telah melakukan asesmen cepat, pemantauan lapangan, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan lintas instansi.
“Hingga saat ini, tidak ada kebutuhan mendesak yang dilaporkan. Pemantauan di wilayah terdampak masih terus dilakukan,” katanya.
Dia meminta warga yang tinggal di daeeah rawan bencana untuk terus meningkatkan kewaspadaan khususnya saat hujan turun pada malam hari.
Reporter: nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











