SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten menutup tahun 2025 dengan catatan positif di sektor ekonomi. Realisasi investasi sepanjang 2025 menembus Rp130,2 triliun atau 108,91 persen dari target nasional sebesar Rp119,5 triliun.
Capaian tersebut menempatkan Banten di peringkat keempat nasional dalam realisasi investasi, baik secara total maupun pada sektor hilirisasi. Posisi ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di peringkat lima.
Kepala DPMPTSP Banten, Virgojanti, menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari terjaganya stabilitas daerah yang memberikan rasa aman bagi investor.
“Capaian ini adalah buah dari kerja keras kolektif dalam menjaga kondusivitas daerah. Stabilitas menjadi kunci utama yang membangun kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Banten,” ujar Virgojanti, Minggu, 18 Januari 2026.
Ia merinci, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp73,2 triliun. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tetap menunjukkan performa kuat dengan capaian US$3,6 miliar atau setara Rp60,7 triliun.
Selain itu, sektor hilirisasi menjadi penopang utama pertumbuhan investasi dengan nilai Rp41,3 triliun sepanjang 2025. Tren positif kian terlihat pada Triwulan IV, di mana investasi mengalir Rp38,6 triliun hanya dalam tiga bulan terakhir tahun tersebut.
Virgojanti menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya mengejar besaran angka, tetapi juga kualitas investasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin investasi yang masuk bisa membuka lapangan kerja dan memperkuat struktur ekonomi daerah agar memberikan efek berganda bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Dengan capaian ini, Pemprov Banten optimistis iklim investasi daerah akan semakin kompetitif dan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.*
Editor : Krisna Widi Aria











