LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Jalur kereta api di wilayah Maja-Tigaraksa yang sebelumnya terdampak longsor kini kembali beroperasi normal, Jumat 23 Januari 2026.
KAI Daop 1 Jakarta memastikan kedua jalur aman dilalui setelah dilakukan penanganan intensif terhadap prasarana perkeretaapian yang sempat terganggu akibat kemiringan tiang Listrik Aliran Atas (LAA).
Gangguan tersebut terjadi sejak Kamis 22 Januari 2026 pagi, sehingga operasional perjalanan kereta api, termasuk Commuter Line, hanya bisa dilakukan melalui satu jalur secara bergantian. Kondisi itu berdampak pada keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api menuju dan dari Rangkasbitung.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pihaknya langsung meningkatkan intensitas perbaikan guna mempercepat normalisasi jalur dengan tetap mengedepankan keselamatan perjalanan.
“Perbaikan pada jalur yang terdampak dilakukan dengan menerjunkan puluhan petugas tanggap darurat prasarana, mengoperasikan Kendaraan Perawatan Jalan Rel (KPJR), menyediakan batu kricak (ballast), serta berbagai alat dan material siaga lainnya,” ujar Franoto kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 23 Januari 2026.
Ia menjelaskan, selain itu, dilakukan penguatan tubuh jalan rel melalui pengisian batu, pemasangan trucuk bronjong, dan pembangunan talut untuk memastikan stabilitas lereng serta keamanan prasarana perkeretaapian.
“Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan prosedur keselamatan kerja yang ketat, karena keselamatan merupakan prioritas utama KAI dalam setiap aktivitas operasional di lapangan,” lanjut Franoto.
Franoto menjelaskan, jalur yang terdampak berhasil dipulihkan sekitar pukul 09.00 WIB. Meski demikian, KAI Daop 1 Jakarta masih melanjutkan pekerjaan lanjutan berupa pemadatan dan penambahan batu kricak untuk memastikan keandalan jalur.
“Setelah dilakukan perbaikan secara menyeluruh dan rangkaian uji lintas kereta api, pada pukul 13.00 WIB pekerjaan perbaikan pada satu jalur KA dinyatakan selesai dan jalur tersebut sudah dapat dilalui kembali, meskipun dengan kecepatan terbatas,” jelas Franoto.
Ia menambahkan, uji lintas dilakukan menggunakan kereta api barang pengangkut batu kricak sebagai bagian dari prosedur keselamatan sebelum jalur kembali digunakan secara penuh.
Keyword: Jalur KA Tigaraksa normal, KAI Daop 1 Jakarta, longsor rel kereta
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











