JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Penurunan drastis harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada akhir pekan ini menjadi sorotan tajam para investor. Setelah sempat terbang tinggi, harga si kuning kini terjun bebas hingga Rp 260.000 per gram dalam waktu hanya satu hari.
Berdasarkan data terbaru dari aplikasi Brankas Antam per Minggu (1/2/2026), harga emas fisik kini berada di level Rp 2.860.000 per gram. Angka ini turun sangat jauh dibandingkan posisi sebelumnya yang sempat menyentuh level Rp 3.120.000 per gram.
Potensi Keuntungan Strategi ‘Buy on Weakness’
Anjloknya harga emas hingga kembali ke level Rp 2,8 juta dipandang oleh sebagian pelaku pasar sebagai peluang emas untuk melakukan akumulasi aset atau strategi “serok” di harga rendah. Penurunan ini dianggap sebagai koreksi sehat setelah emas mencapai rekor tertinggi di angka Rp 3.168.000 per gram pada pertengahan pekan lalu.
“Bagi investor jangka panjang, penurunan tajam seperti ini adalah momen yang dinanti untuk mendapatkan harga rata-rata yang lebih murah,” ujar salah satu pengamat pasar modal.
Rincian Harga untuk Strategi Cicil Beli
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan momentum ini, berikut adalah rincian harga terkini untuk bahan pertimbangan:
* Emas Fisik: Rp 2.860.000 per gram (Turun Rp 260.000)
* Emas BRANKAS: Rp 2.802.120 per gram (Turun Rp 260.000)
Tetap Waspada dan Gunakan ‘Uang Dingin’
Meskipun harga sedang “diskon” besar, para pakar tetap mengingatkan investor untuk tidak gegabah. Mengingat volatilitas pasar yang sangat tinggi—dimana dalam sepekan emas bisa melonjak Rp 165.000 lalu anjlok Rp 260.000—disarankan untuk tetap menggunakan dana cadangan yang tidak digunakan dalam waktu dekat.
Strategi mencicil secara bertahap dianggap lebih aman daripada langsung menghabiskan seluruh modal dalam satu waktu, guna mengantisipasi jika harga masih mengalami koreksi lanjutan di awal pekan depan.
Editor: Agus Priwandono











