PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan warga Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang dievakuasi menggunakan tali saat banjir besar merendam rumah mereka dengan ketinggian lebih dari satu meter. Evakuasi dilakukan karena genangan yang tinggi dapat mengancam keselamatan, terutama anak-anak dan lansia.
Ketua Pokdarwis Putri Gundul Desa Citeureup, Deden Sudiana, mengatakan banjir mulai naik pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 03.30 WIB, akibat luapan Sungai Cikaret. “Air naik sangat cepat sehingga Kepala Desa, perangkat desa, dan relawan segera melakukan evakuasi,” ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung dramatis karena warga harus berpegangan pada tali agar tidak hanyut terbawa arus deras. Prioritas evakuasi diberikan kepada anak-anak, lansia, dan ibu-ibu.
“Air sangat deras. Warga yang ketinggian airnya lebih dari satu meter langsung kami evakuasi ke tempat yang lebih aman,” tambah Deden.
Banjir kali ini termasuk besar dengan arus yang kuat, sehingga membahayakan keselamatan masyarakat. Deden menambahkan, rumahnya sendiri juga terendam. “Untuk sementara, bagian belakang rumah saya masih aman dengan ketinggian sekitar 50 centimeter, jadi belum ikut mengungsi,” jelasnya.
Evakuasi berjalan lancar berkat bantuan tali sebagai pegangan warga saat menyeberangi banjir. Langkah ini memastikan warga tetap aman hingga dibawa ke lokasi yang lebih aman.
Editor: Mastur Huda










