PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang menyiagakan 30 personel untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi. Langkah ini dilakukan menyusul potensi lonjakan volume kendaraan di sejumlah titik rawan kemacetan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Pandeglang, Yat Hidayat mengatakan, puluhan personel tersebut akan ditempatkan di lokasi yang setiap tahun menjadi simpul kepadatan kendaraan.
Beberapa titik yang dipetakan antara lain Cigadung, Cikole, Cipacung, Mengger, Batubantar, hingga jalur menuju Labuan dan kawasan wisata Pantai Carita.
“Kami sudah memetakan titik-titik rawan macet. Seluruh personel akan turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas agar masyarakat dapat berkendara dengan aman dan nyaman,” kata Yat Hidayat, Rabu 4 Februari 2026.
Menurutnya, simpang lampu merah Kadubanen dan kawasan depan Terminal Kadubanen menjadi titik paling krusial. Kepadatan di lokasi tersebut kerap meluas hingga ke Cipacung dan Mengger, terutama saat arus mudik mencapai puncaknya.
Dishub akan bersiaga mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Selama periode itu, petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif. Jika terjadi penumpukan kendaraan, rekayasa lalu lintas akan segera diterapkan untuk mengurai kemacetan.
“Apabila ada kepadatan signifikan, personel kami akan langsung melakukan tindakan pengaturan di lapangan,” ujarnya.
Selain pengamanan jalur, Dishub Pandeglang juga terlibat dalam pos terpadu bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang, Dinas Kesehatan, DPUPR, serta instansi terkait lainnya. Pos tersebut disiapkan untuk mengantisipasi berbagai gangguan selama masa mudik, termasuk menerima dan menangani keluhan masyarakat.
Yat memperkirakan lonjakan kendaraan tidak hanya terjadi menjelang Lebaran, tetapi juga pada H+1 hingga H+3. Periode itu bertepatan dengan meningkatnya mobilitas warga yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata.
Kawasan Pantai Carita menjadi salah satu tujuan utama. Setiap tahun, pantai di pesisir barat Pandeglang tersebut dipadati wisatawan, baik dari dalam daerah maupun luar daerah seperti Rangkasbitung, Jakarta, dan Bandung.
“Setelah Lebaran, arus kendaraan ke kawasan wisata biasanya meningkat tajam. Itu yang menjadi perhatian kami agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











