SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten tengah mengebut perbaikan sejumlah ruas jalan nasional di wilayah Banten menjelang arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan ini ditargetkan rampung pada H-10 Lebaran agar jalan sudah dalam kondisi mulus dan siap dilalui pemudik.
Namun, proses pengerjaan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, salah satunya faktor cuaca. Dalam sepekan terakhir, wilayah Tanah Jawara dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras. Bahkan, beberapa ruas jalan sempat dilaporkan terendam banjir.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ruas BTS Kota Serang–Kabupaten Serang/Tangerang, Firman Zuliansyah, mengatakan pihaknya terus mengebut perbaikan ruas jalan yang menjadi jalur mudik Lebaran. Pemeliharaan rutin dilakukan dari siang hingga malam hari guna mengejar target tersebut.
“Hari ini cuaca lagi bagus, kemarin-kemarin curah hujannya sangat tinggi,” ujar Firman saat mengungkapkan tantangan dalam menyiapkan jalur mudik, Rabu, 11 Maret 2026.
Selain faktor cuaca, pihaknya juga menghadapi persoalan lain, yakni masih maraknya truk over dimension over load (ODOL) yang melintas. Menurutnya, banyak kendaraan berat yang membawa muatan melebihi kapasitas jalan sehingga memicu kerusakan.
Firman yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Lebak pada DPUPR Banten menuturkan, selain ruas BTS Kota Serang–Kabupaten Serang/Tangerang, pihaknya juga melakukan penanganan pada jalur mudik dan wisata di Kabupaten Lebak.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan para pengendara dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman saat melintasi ruas jalan di wilayah Bumi Multatuli.
“Keamanan dan kenyamanan pengendara menjadi fokus prioritas kami,” katanya.
Sementara itu, Kepala Humas BPJN Banten, Amir Steive Arkarna, mengatakan target penyelesaian H-10 Lebaran ditetapkan karena pada periode tersebut arus mudik biasanya mulai meningkat.
“Karena H-10 merupakan awal dimulainya arus mudik Lebaran, maka untuk sementara selama periode Lebaran tidak ada pekerjaan. Pekerjaan akan dilanjutkan kembali setelah masa mudik dan arus balik selesai,” ujarnya.
Meski demikian, perbaikan jalan tetap dikebut hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri guna memastikan jalur mudik dalam kondisi optimal.
Editor: Mastur Huda











