TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Setiap keluarga tentu menginginkan kondisi finansial yang sehat dan mencukupi kebutuhan rumah tangga. Dalam kehidupan rumah tangga, kebutuhan hidup menjadi lebih beragam dibanding saat masih lajang.
Kebutuhan hidup yang beragam dan jumlah anggota keluarga yang semakin bertambah membuat kita harus bijak dalam mengatur keuangan rumah tangga agar kesehatan finansial keluarga tetap terjaga.
Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga yang baik.
1. Gabungkan Penghasilan Suami Istri
Jika Anda dan pasangan sama-sama bekerja, sebaiknya gabungkan kedua penghasilan menjadi satu agar Anda lebih mudah untuk mengaturnya.
Selain lebih mudah mengaturnya, pendapatan keluarga yang digabung dari suami dan istri dapat membantu Anda untuk mengontrol pengeluaran karena setiap pengeluaran harus sepengetahuan pasangan.
2. Sediakan Dana Darurat
Salah satu hal penting dalam memanajemen keuangan rumah tangga adalah menyediakan dana darurat. Dana darurat merupakan dana yang disediakan untuk hal-hal di luar pengeluaran rutin misalnya saat tiba-tiba ada anggota keluarga yang sakit atau hal lain yang bersifat mendadak dan di luar kebiasaan.
3. Catat Pengeluaran dan Pemasukan secara Terperinci
Kebutuhan rumah tangga cukup beragam dan banyak, oleh karena itu sebaiknya catat secara detail setiap pemasukan dan pengeluaran. Pencatatan keuangan yang rapi tidak hanya membantu Anda mengetahui kemana uang Anda dialokasikan, tetapi juga dapat digunakan sebagai evaluasi kondisi keuangan Anda.
4. Sisihkan Tabungan untuk Anak
Jangan lupa menyisihkan sebagian pendapatan untuk biaya sekolah anak. Biaya sekolah anak zaman sekarang semakin melambung tinggi dari tahun ke tahun, oleh karena itu Anda harus mempersiapkannya sejak dini.
Sisihkan 10 hingga 20 persen dari pendapatan Anda untuk ditabung dalam tabungan pendidikan atau simpan dalam bentuk emas batangan sebagai investasi.
5. Tabung sebagian Uang di Awal Bulan
Menabung sebaiknya jangan Anda lakukan disaat gaji mulai menipis, karena uang Anda berisiko habis sehingga niat Anda menabung jadi tidak terlaksana. Menabung sebaiknya dilakukan di awal bulan saat gaji Anda baru saja diterima. Tetapkan besaran nilai yang Anda niatkan untuk ditabung dan segera sisihkan.
Editor : Rostinah











