KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Asthara Skyfront City resmi meluncurkan The Floritz Gallery sebagai destinasi komersial pertama yang menjadi gerbang utama sekaligus wajah Super Cluster The Floritz di kawasan kota mandiri tersebut.
Berlokasi di boulevard utama kawasan, The Floritz Gallery dikembangkan sebagai commercial gallery yang mengintegrasikan aktivitas bisnis, gaya hidup, dan komunitas dalam satu ekosistem. Kawasan ini dirancang tidak hanya sebagai deretan ruang usaha, tetapi juga sebagai pusat aktivitas baru yang tumbuh seiring perkembangan Asthara Skyfront City.
CEO Asthara Skyfront City, Supardi Ang, mengatakan peluncuran The Floritz Gallery merupakan langkah strategis dalam membangun pusat aktivitas komersial yang dapat melayani kebutuhan penghuni sekaligus membuka peluang investasi jangka panjang.
“The Floritz Gallery bukan sekadar produk komersial, tetapi sebuah destinasi yang kami rancang untuk menjadi pusat interaksi bisnis dan gaya hidup,” ujar Supardi Ang, Kamis 11 Juni 2026.
Saat ini, Super Cluster The Floritz tengah dikembangkan dalam empat klaster hunian dengan total lebih dari 1.000 unit rumah. The Floritz Gallery berada di lokasi strategis, dekat dengan Gateway Zone Asthara Skyfront City dan memiliki akses langsung ke boulevard utama kawasan.
Menurut Supardi, kawasan tersebut nantinya akan didukung berbagai fasilitas penunjang, seperti area komersial, hotel, fasilitas kesehatan, perkantoran, hingga fasilitas publik lainnya.
Selain itu, salah satu keunggulan yang ditawarkan The Floritz Gallery adalah pedestrian plaza selebar sekitar delapan meter yang dilengkapi area hijau, slow lane, area parkir, serta jalur sepeda.
Fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan ruang interaksi sosial yang nyaman sekaligus mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat di dalam kawasan.
Pada tahap pertama pengembangannya, Asthara Skyfront City menghadirkan 40 unit The Floritz Gallery yang terdiri atas dua tipe, yaitu Gallery Prime dan Gallery Signature.
Unit-unit komersial tersebut memiliki luas bangunan mulai dari 162 meter persegi hingga 265 meter persegi, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan usaha dan investasi di kawasan yang terus berkembang.
Editor: Mastur Huda











