SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang mengajak masyarakat memanfaatkan program pemagangan gratis ke Jepang yang diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang.
Program ini tidak dibatasi kuota khusus bagi warga Kota Serang. Dengan demikian, proses seleksi dinilai lebih terbuka sehingga diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendaftar dan lolos mengikuti program tersebut.
Program pemagangan ini terbuka bagi masyarakat Indonesia yang memenuhi persyaratan. Selain memperoleh pengalaman kerja di Jepang, peserta juga akan mendapatkan pelatihan kompetensi serta subsidi biaya keberangkatan dari pemerintah.
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kota Serang, Nafis Hani, mengatakan kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat. Menurutnya, semakin banyak warga yang mengikuti seleksi, semakin besar pula peluang pemuda Kota Serang lolos dalam program pemagangan ke Jepang.
Nafis menjelaskan, perubahan terbesar pada seleksi tahun ini terdapat pada tahapan tes bahasa Jepang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kemampuan bahasa Jepang tidak lagi menjadi syarat pada tahap awal seleksi.
Peserta terlebih dahulu akan mengikuti tes matematika, wawancara, dan tes kesamaptaan. Setelah dinyatakan lolos pada tahapan tersebut, peserta akan mendapatkan pelatihan bahasa Jepang sebelum mengikuti tes akhir sebagai syarat keberangkatan.
“Tes bahasa Jepang yang biasanya di awal bareng dengan tes matematika dan kesamaptaan, untuk tahun ini dilakukan setelah peserta lulus wawancara dan ketahanan fisik. Setelah itu baru pelatihan bahasa dan tes sebelum berangkat. Jadi lebih mudah, tidak harus langsung bisa bahasa Jepang di awal,” ujar Nafis, Minggu, 19 Juli 2026.
Selain perubahan mekanisme seleksi, pemerintah juga memberikan subsidi biaya keberangkatan sebesar 100 ribu yen bagi setiap peserta yang dinyatakan lolos. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan biaya yang harus dipersiapkan calon peserta.
“Untuk biaya keberangkatan tidak ditanggung semua, cuma ada subsidi biaya keberangkatan dari pemerintah itu 100 ribu yen tiap peserta. Jadi diharapkan warga Kota Serang dapat memanfaatkan peluang pemagangan ke Jepang ini sebaik mungkin,” katanya.
Editor: Mastur Huda

