• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Hukum

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna

Fahmi by Fahmi
Senin, 10 Agustus 2026 07:49
in Hukum, Utama
0
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna

Barang bukti narkotika jenis ketamine seberat sekitar 1,3 ton yang diamankan dalam operasi gabungan di perairan Natuna, Kepulauan Riau. (Dok. BNN RI)

0
SHARES
43
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KEPULAUAN RIAU, RADARBANTEN.CO.ID — Operasi gabungan aparat menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat sekitar 1,3 ton di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Operasi tersebut melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau.

Dalam pengungkapan itu, petugas mengamankan kapal King Sun beserta delapan anak buah kapal (ABK) yang diduga terkait jaringan peredaran gelap narkotika internasional.

Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari informasi intelijen BNN dan Bea Cukai pada Februari 2026. Informasi tersebut menyebut adanya aktivitas pengangkutan narkotika menggunakan kapal Fude/King Sun dari wilayah Teluk Thailand menuju perairan Indonesia.

“Berdasarkan profiling awal, kapal tersebut diketahui membawa sembilan ABK berkewarganegaraan Myanmar,” kata Suyudi melalui siaran pers yang diterima Minggu, 9 Agustus 2026 malam.

Operasi gabungan kemudian digelar pada Selasa, 4 Agustus 2026. Tim berkoordinasi dan bergerak menuju titik pencegatan kapal yang menjadi target.

Pada Kamis, 6 Agustus 2026, pergerakan kapal terpantau memasuki wilayah perairan Indonesia. Unsur TNI AL yang terdiri atas KRI Kerambit-627, KRI Surik-645, dan KRI Karotang-872 kemudian melakukan penyekatan dan pencegatan.

“Tim gabungan BNN, Bea dan Cukai, serta Bareskrim Polri yang berada di atas Kapal BC 30005 turut bergabung dalam operasi tersebut. Kapal King Sun kemudian dikawal menuju perairan Bintan,” ujar Suyudi.

Pada sore harinya, petugas melakukan pemeriksaan langsung atau on board terhadap kapal. Seluruh awak kemudian dikawal hingga kapal bersandar di Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang.

Pemeriksaan lebih mendalam dilakukan pada Jumat, 7 Agustus 2026, dengan melibatkan unit K-9. Petugas juga memeriksa seluruh awak kapal.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan ruang penyimpanan rahasia di bawah lantai kamar salah seorang ABK asal Taiwan. Ruang tersembunyi itu diduga digunakan untuk menyimpan narkotika.

Petugas kemudian mengamankan delapan ABK berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL.

Selain mengamankan para ABK, petugas menyita 65 karung yang diduga berisi narkotika. Sebanyak 64 karung masing-masing berisi sekitar 20 bungkus teh Cina berwarna hijau, sedangkan satu karung lainnya berisi 18 bungkus.

“Seluruh barang tersebut diduga kuat merupakan ketamine dalam bentuk kristal dengan berat bruto kurang lebih 1,3 ton,” ujar Suyudi.

Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari upaya aparat memutus jalur masuk narkotika melalui jalur laut dan membongkar jaringan peredaran narkotika lintas negara.

Tim gabungan masih melakukan pemeriksaan terhadap para ABK. Penyidikan juga dikembangkan untuk mengungkap jaringan sindikat, pihak lain yang terlibat, serta jalur logistik internasional yang digunakan dalam penyelundupan ketamine tersebut.

Reporter: Fahmi Editor:Aas Arbi

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

HUT ke-76, Kecamatan Teluknaga Fokus Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Next Post

Polsek Cikande Tangkap Komplotan Pencuri Ratusan Batang Besi Ulir

Next Post
Polsek Cikande Tangkap Komplotan Pencuri Ratusan Batang Besi Ulir

Polsek Cikande Tangkap Komplotan Pencuri Ratusan Batang Besi Ulir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kapal Rombongan Jurnalis Banten Hilang Saat Meliput Anak Krakatau

Kapal Rombongan Jurnalis Banten Hilang Saat Meliput Anak Krakatau

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 8 September 2026 18:48
0

Foto terakhir kelima jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Di Krakatau Junction Ada Warteg Baru, Usung Konsep Modern dan Ramah di Kantong

Di Krakatau Junction Ada Warteg Baru, Usung Konsep Modern dan Ramah di Kantong

by Adam Fadillah
Selasa, 8 September 2026 17:24
0

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID — Warteg Bestie resmi menggelar grand opening di Krakatau Junction, Cilegon, dengan mengusung konsep warteg modern yang menawarkan “Rasa...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.