SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Fertival Gabrugan yang dilaksanakan oleh masyarakat Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang telah resmi dilaunching. Festival itupun didorong untuk menjadi even tahunan dan diharapkan masuk menjadi Karisma Even Nusantara (KEN).
Festival yang digelar untuk mengenalkan kearifan lokal masyarakat Padarincang tersebut menjadi simbol kedersamaan masyarakat sekaligus terjalinnya kolaborasi yang baik antara pemerintah, dan masyarakat.
Pantauan di lokasi pada pelaksanaan launching di lapangan Ranca Nini, Kecamatan Padarincang, terlihat ribuan orang memadati lapangan tersebut sejak siang. Mereka berbondong-bondong datang untuk menyaksikan kemeriahan perayaan festival.
Terlihat, deretan panggung untuk tamu undangan telah berdiri kokoh, pelaku UMKM pun tumbuh subur dan mengelilingi lapangan Ranca Nini.
Saat Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah tiba bersama Tokoh Banten Embay Mulyasarif tiba di lokasi, deru suara musik tradisional pun mengalun, menemani kedatangan kedua tamu istimewa hingga naik ke atas podium. Tak lama berselang, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah pun tiba di lokasi.
Setelah itu, acara pun langsung dimulai, ribuan penari dari berbagai usia pun mulai melenggak-lenggok, mempersembahkan tarian kolosal untuk menghibur masyarakat dan tamu undangan yang datang dan menyuguhkan penampilan yang apik.
Kekompakan mereka dalam memeragakan gerakan demi gerakan tari, mampu membius siapapun yang melihatnya. Deru tepuk tangan pun menggema disisi lapangan pada saat penampilan selesai.
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menilai, pelaksanaan vestifal memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, baik dampak ekonomi, soslai hingga budaya.
“Makin banyak festival, makin banyak hiburan, tontonan, banyak tuntunan dan juga banyak kekompakan kebersamaan di tengah-tengah masyarakat. Sehingga masyarakat antusias, masyarakat gembira dengan adanya banyak festival, orang tua juga bangga karena anak-anaknya menjadi pengisi kegiatan,” katanya, Selasa 11 Agustus 2026.
Apalagi, lanjut Dimyati, pelaksanaan festival Gabrugan dinilai sebagai langkah untuk pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat padarincang. Tentunya semakin bermakna karena kegiatan tersebut menjadi rangkaian peringatan HUT RI ke 81 dan HUT Kabupaten Serang yang ke 500 tahun.
“Saya berharap Festival Gabrugan ini terus ada di setiap tahun dan tetapkan waktunya. Lalu kegiatannya harus ditambah lagi dan dikemas semenarik mungkin sehingga bisa banyak menarik wisatawan. Tadi sudah saya sampaikan ke Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan Provinsi Banten, untuk berkolaborasi. Kalau ada acara begini jangan dibebankan hanya kepada bupati. Pemerintah provinsi juga harus ikut serta, dalam festival-festival yang ada di daerah,” tegasnya.
Ia pun mendorong agar Festival Gabrugan bisa dimasukan ke dalam Karisma Even Nusantara (KEN) dan bisa tercatat secara nasional. Sehingga, gaung budaya padarincang bisa dikenal lebih luas lagi olah masyarakat indonesia dan internasional.
“Kalau sudah masuk KEN, berarti tercatat di nasional dan internasional. Tentunya ini akan berdampak baik. Saya yakin ibu bupati bisa untuk melakukan itu,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan jika kabupaten serang memiliki potensi yang sangat luar biasa banyak, terutama dalam hal keragaman seni dan budaya. Maka dari itu, ia mengajak kepada daerah-daerah lainnya untuk tak ragu mengenalkan seni budayanya dan mereplikasi apa yang sudah dilakukan oleh masyarakat padarincang.
“Tentunya kita dorong admgar wilayah lain juga menduplikasi kegiatan-kegiatan yang sama. Karena saya yakin setiap daerah memiliki potensi yang berbeda-beda,” tegasnya.
Lahirnya berbagai festival di kecamatan-kecamatan, tentunya akan berdampak baik bagi masyarakat itu sendiri. Mulai dari memberi dampak positif pada perekonomian masyarakat dan pelaku UMKM yang ada di sekitar juga bisa melakukan pelestarian terhadap kebudayaan lokal.
“Pesan untuk masyarakat Padarincang saya ucapkan semangat terus, jaga persatuan dan kesatuan. Saya yakin Kecamatan Padarincang juga menjadi salah satu kecamatan yang bisa memperkuat silaturahmi, bisa memperkuat persatuan dan kesatuan, guyub masyarakatnya sehingga insyaallah ke depan akan terus menjaga masyarakat yang bahagia,” tegasnya.
Mengenai permintaan agar festival Gabrugan didorong menjadi KEN, pihaknya mengaku akan segera menindaklanjuti hal tersebut.
“Tentu karena itu didukung oleh Pak Wagub, tentu nanti kami, insya Allah akan kami tindak lanjuti untuk hal itu,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono












