SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten Amrullah mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai refleksi atas pentingnya menjaga kerukunan, kemanusiaan, dan akhlak di tengah perkembangan teknologi.
Pesan tersebut disampaikan Amrullah saat memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Kanwil Kemenag Banten, Senin, 17 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Menteri Agama RI.
Amrullah menyoroti peningkatan Indeks Kerukunan Umat Beragama yang mencapai 77,89 serta Indeks Kesalehan Umat Beragama sebesar 84,61 pada 2025.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan pentingnya menjaga kerukunan sebagai modal utama pembangunan nasional. Terlebih, masyarakat saat ini menghadapi perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta dinamika post-truth yang dapat memengaruhi cara masyarakat menerima dan menyebarkan informasi.
“AI boleh semakin cerdas, tetapi manusia harus tetap bijaksana. Teknologi boleh semakin maju, tetapi akhlak tidak boleh tertinggal,” tegasnya saat membacakan pesan Menteri Agama.
Karena itu, ASN Kemenag Banten didorong untuk memperkuat literasi digital dan keagamaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk membentengi masyarakat dari informasi palsu, ujaran kebencian, serta berbagai konten yang berpotensi memicu perpecahan.
Dalam amanat tersebut juga dipaparkan sejumlah capaian program strategis Kementerian Agama. Di antaranya penguatan pendidikan karakter melalui Kurikulum Berbasis Cinta, program Ekoteologi, penyaluran Program Makan Bergizi Gratis bagi lebih dari 11,8 juta siswa dan santri, serta Program Indonesia Pintar yang telah memberikan manfaat kepada lebih dari 5,1 juta siswa binaan Kemenag.
Selain itu, peningkatan kompetensi guru dan dosen melalui pendidikan profesi juga disebut mengalami peningkatan hingga 700 persen dibandingkan sebelumnya.
Amrullah juga mengajak ASN untuk tidak melupakan jasa para pahlawan dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu harus diwujudkan melalui pengabdian dan kerja nyata.
Momentum tersebut turut diisi dengan penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah ASN yang dinilai telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama bertahun-tahun.
Sementara itu, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan Kanwil Kemenag Banten juga menjadi ruang untuk menegaskan semangat keberagaman. Para ASN mengenakan pakaian adat Nusantara sebagai simbol keberagaman yang dapat berjalan seiring dengan persatuan dan kerukunan.
Upacara ditutup dengan doa bersama bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah yang tengah mengalami musibah. Doa juga dipanjatkan untuk kemajuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Editor: Aas Arbi












