SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang dalam APBD Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp553,24 miliar. Angka tersebut lebih tinggi Rp140,31 miliar atau sekitar 34 persen dibandingkan proyeksi PAD Kota Serang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 untuk 2026 sebesar Rp412,92 miliar.
Peningkatan target PAD tersebut menjadi salah satu gambaran perkembangan kapasitas fiskal Kota Serang. Pemerintah daerah berharap peningkatan pendapatan dapat memperkuat pembiayaan berbagai program pembangunan prioritas.
Kepala Bapperida Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan, penyusunan RPJMD menggunakan database baseline 2025. Dalam perkembangannya, kondisi perekonomian dan pendapatan daerah pada 2026 menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan proyeksi awal.
“Nah ternyata pada saat di 2026 kita susun, perkembangan pertumbuhan ekonomi bagus sehingga pada saat menyusun APBD di 2026 itu PAD sudah di angka Rp553 miliar,” katanya, Selasa, 1 September 2026.
Menurut Hari, kondisi tersebut membuat target PAD dalam APBD 2026 berada di atas angka yang sebelumnya diproyeksikan dalam RPJMD untuk tahun yang sama.
Peningkatan pendapatan tersebut kemudian turut berpengaruh terhadap sisi belanja daerah. Namun, penambahan belanja tetap diarahkan pada program prioritas yang mendukung pencapaian indikator kinerja pemerintah daerah.
“Diikuti dengan kenaikan belanja. Belanja juga kita lihat mana yang sifatnya prioritas, kemudian mendukung indikator kinerja pemerintah daerah, baik secara makro maupun secara mikro yang dikelola masing-masing,” jelasnya.
Hari menjelaskan, dalam perubahan anggaran juga terdapat sejumlah penyesuaian pendapatan. Namun, penyesuaian tersebut tidak seluruhnya berasal dari PAD, melainkan juga dari pendapatan transfer serta komponen pendapatan lainnya.
“Beberapa item yang berubah dari sisi bukan PAD, tapi dari pendapatan transfer sama satu lagi itu ada estimasi yang naik sedikit,” katanya.
Terkait kemampuan Pemkot Serang mencapai target PAD dalam APBD 2026, Hari memperkirakan target tersebut masih dapat dicapai.
“Kami estimasi bisa mencapai target untuk periode sekarang, 2026. Untuk penghitungan yang nanti di 2027,” ujarnya.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menyambut positif peningkatan target PAD tersebut.
Menurutnya, peningkatan kapasitas fiskal daerah menjadi gambaran dari upaya jajaran Pemkot Serang dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan perekonomian daerah.
“Saya sangat mengapresiasi para kepala OPD yang semangat berjuang bersama saya untuk memajukan Kota Serang,” ujar Budi.
Budi optimistis peningkatan kapasitas fiskal daerah dapat membantu pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia merealisasikan visi pembangunan Kota Serang selama lima tahun masa jabatan.
“Mudah-mudahan ini bisa selesai di 5 tahun saya menjabat dengan Pak Agis. Mudah-mudahan dengan izin dan ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala, Kota Serang bisa maju, masyarakatnya bisa sejahtera dan bahagia,” katanya.
Menurut Budi, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari peningkatan pendapatan pemerintah, tetapi juga harus memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Salah satunya melalui peningkatan investasi yang diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Serang.
“Dengan adanya investasi, tentunya banyak masyarakat yang bisa melamar pekerjaan, lapangan pekerjaan akan lebih luas lagi. Tapi tentu juga harus bisa sama-sama menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Budi menyebut pembangunan Kota Serang membutuhkan dukungan seluruh pihak agar berbagai target yang telah dituangkan dalam RPJMD dapat diwujudkan.
“Target saya adalah di pemerintahan saya dan Pak Agis ini, bagaimana Kota Serang ini layak menjadi ibu kota. Itu hal yang sesungguhnya yang harus kita perjuangkan,” tuturnya.
Di sisi lain, berdasarkan Portal Data SIKD Kementerian Keuangan RI, realisasi APBD Kota Serang per 31 Agustus 2026 mencatat PAD sebesar Rp243,85 miliar dari target Rp553,24 miliar.
Realisasi tersebut setara dengan 44,08 persen dari target PAD yang ditetapkan dalam APBD 2026.
Dengan demikian, Pemkot Serang masih harus merealisasikan sekitar Rp309,39 miliar PAD hingga akhir tahun anggaran untuk mencapai target Rp553,24 miliar.
Reporter: Nahrul Muhilmi – Editor: Aas Arbi

