• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Tangerang

Anggaran Rp1,8 Miliar Hutan Bambu Cisoka Mayoritas untuk Pengurugan Rawa

Mulyadi by Mulyadi
Kamis, 3 September 2026 09:20
in Tangerang
Anggaran Rp1,8 Miliar Hutan Bambu Cisoka Mayoritas untuk Pengurugan Rawa

DLHK Kabupaten Tangerang mengikuti Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang dan aktivis Anri Saputra Situmeang, Rabu, 2 September 2026. Foto: Mulyadi

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menjelaskan penggunaan anggaran pembangunan Hutan Bambu di Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, yang mencapai sekitar Rp1,8 miliar pada 2025.

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan, anggaran tersebut tidak seluruhnya digunakan untuk penanaman bambu. Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk pematangan lahan, pengurugan rawa, serta pembangunan saluran air.

RelatedPosts

Kebakaran Pabrik Lampu di Batuceper Belum Padam, Petugas Berjibaku Jinakkan Api

Kebakaran Pabrik Lampu di Batuceper Belum Padam, Petugas Berjibaku Jinakkan Api

Rabu, 16 September 2026 19:32
24 Gudang di Kosambi Permai Tangerang Terbakar, Sejumlah Bangunan Ambruk

24 Gudang di Kosambi Permai Tangerang Terbakar, Sejumlah Bangunan Ambruk

Rabu, 16 September 2026 15:51
Lewat Farmasi Sosial, Mahasiswa Universitas Esa Unggul Ajak Warga Kamal Terapkan Hidup Sehat

Lewat Farmasi Sosial, Mahasiswa Universitas Esa Unggul Ajak Warga Kamal Terapkan Hidup Sehat

Rabu, 16 September 2026 15:13
599 Keluarga di Tangsel Terdampak Kekeringan, 44 Ribu  Liter Air Didistribusikan per Hari

599 Keluarga di Tangsel Terdampak Kekeringan, 44 Ribu Liter Air Didistribusikan per Hari

Rabu, 16 September 2026 15:02

Menurut Ujat, penggunaan anggaran tersebut perlu dilihat berdasarkan kondisi awal lahan yang akan ditata. Sebab, lokasi pembangunan sebelumnya merupakan kawasan rawa dengan kondisi tanah yang membutuhkan pengurugan.

“Tahapan pekerjaan memang lebih pas kalau diarahkan ke pematangan dan pengurugan. Tapi pada saat itu, judulnya langsung ke pembuatan hutan bambu,” kata Ujat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang dan aktivis Anri Saputra Situmeang, Rabu, 2 September 2026.

Ujat menjelaskan, pembangunan Hutan Bambu tidak dapat dilakukan sebelum kondisi lahan siap. Pengurugan diperlukan karena sebagian area masih berupa rawa dengan kedalaman yang cukup signifikan.

Ia menilai kondisi lahan saat ini dapat menimbulkan persepsi bahwa pekerjaan dengan anggaran Rp1,8 miliar tersebut relatif kecil apabila tidak dibandingkan dengan kondisi awal lahan.

“Kondisi awal lahan yang berbentuk rawa terdalam membuat biaya pengurugan membengkak secara signifikan,” ujarnya.

Terkait sejumlah bibit bambu yang mati di bagian tengah area, Ujat mengatakan lokasi tersebut merupakan area uji coba awal. Menurut dia, proses pembibitan dan pertumbuhan tanaman masih dalam pemantauan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandy mengatakan, lahan seluas sekitar 6.000 meter persegi tersebut sebelumnya direncanakan untuk pembangunan Terminal Tipe C.

Namun, berdasarkan hasil peninjauan, kondisi tanah di lokasi berupa rawa dengan kedalaman sekitar 2 hingga 3 meter yang dipenuhi semak dan sampah. Kondisi tersebut membuat rencana pembangunan terminal dialihkan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) berbasis eduwisata.

Erwin mengatakan, pembangunan terminal di lokasi tersebut dinilai tidak efektif karena membutuhkan biaya pengurugan dan pemadatan tanah yang besar.

“Bayangkan kalau ini mau dijadikan terminal, ngurugnya saja berapa duit? Karena untuk terminal kita butuh kepadatan tanah yang benar-benar solid. Kami dari Bappeda menilai tidak akan efektif,” katanya.

Erwin juga membantah anggapan bahwa proyek tersebut tidak dipelihara oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Ia menyebut terdapat petugas yang melakukan pemeliharaan secara rutin.

Meski demikian, Erwin mengakui hasil penataan belum optimal. Kondisi cuaca dan anomali iklim disebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan sebagian bibit tanaman mati.

“Kami ingin meyakinkan kepada Bapak dan Ibu sekalian, walaupun secara kondisi di lapangan semua bisa menilai, tapi yang namanya perawatan pada proyek ini, saya rasa pihak terkait sangat bertanggung jawab,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp750 juta melalui APBD Perubahan untuk melanjutkan penataan kawasan tersebut.

Erwin mengatakan, kebutuhan anggaran untuk menyelesaikan kawasan Hutan Bambu Cisoka sesuai master plan diperkirakan mencapai sekitar Rp5 miliar.

“Untuk bisa sempurna sesuai dengan master plan, paling tidak kebutuhan kami di antara Rp5 miliar,” katanya.

Jika tambahan anggaran tersebut disetujui dalam pembahasan APBD, Pemkab Tangerang optimistis kawasan Hutan Bambu Cisoka dapat dikembangkan menjadi RTH sekaligus destinasi eduwisata yang dapat dinikmati masyarakat pada awal 2028.

Reporter: Mulyadi – Editor: Aas Arbi 

Tags: Desa Bojong LoaDLHK Kabupaten TangerangHutan Bambu Kabupaten Tangerangkecamatan cisokaPemkab Tangerang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

ShopeePay Dukung Adopsi QRIS Nasional, Hadirkan Pasti Cashback Saldo hingga Rp100.000 untuk Pengguna

Next Post

Punya Cita Rasa Kompleks, Durian Asal Padarincang Ini Raih Juara Kontes Durian Banten

Next Post
Punya Cita Rasa Kompleks, Durian Asal Padarincang Ini Raih Juara Kontes Durian Banten

Punya Cita Rasa Kompleks, Durian Asal Padarincang Ini Raih Juara Kontes Durian Banten

Penipuan DPRD Banten

Anggota DPRD Banten Roni Mitra Dilaporkan ke Polda, Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp1,7 Miliar

Selasa, 15 September 2026 15:15
Mutasi Polda Banten

Kapolda Banten Irjen Hengki Pimpin Sertijab Lima Pejabat Utama Polda

Selasa, 15 September 2026 12:49
Kepala BPN lantik 4 camat menjadi PPATS

Kepala BPN Pandeglang Lantik 4 Camat Jadi PPATS

Rabu, 16 September 2026 08:17
Pelaku Curanmor

Hendak COD Motor Curian, Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Carenang di Tangerang

Senin, 14 September 2026 15:35
Penipuan proyek

Dijanjikan Proyek di Dinas Pendidikan Kota Serang, Kontraktor Kena Tipu Rp 70,5 Juta

Senin, 14 September 2026 17:44
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Ketika Kursi Berganti

by Mashudi
Kamis, 17 September 2026 07:21
0

Purbaya masih berbicara di depan anggota DPD RI ketika kursinya di Istana sedang disiapkan untuk orang lain. Masyarakat kaget. Purbaya...

Pemkab Serang Bakal Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Bojonegara-Puloampel

Pemkab Serang Bakal Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Bojonegara-Puloampel

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 16 September 2026 19:47
0

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang, Zaldi Dhuhana.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.