SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) segera memiliki jajaran direksi baru. Panitia Seleksi (Pansel) BUMD Banten menetapkan 11 nama yang lolos hingga tahap wawancara akhir untuk mengisi posisi direksi dan komisaris di tiga perusahaan milik Pemerintah Provinsi Banten itu.
Ketiga BUMD tersebut adalah PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda), PT Banten Global Development (BGD), dan PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Banten (Perseroda).
Penetapan 11 nama dilakukan setelah sebelumnya 29 peserta dinyatakan lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
Para peserta kemudian mengikuti wawancara akhir, sebelum Pansel menetapkan nama-nama yang dinilai memenuhi kualifikasi.
Untuk PT Agrobisnis Banten Mandiri, Pansel menetapkan lima nama. Asep Kurnia sebagai calon direktur utama, Babay Suhendri sebagai calon direktur operasional, dan Roland Azerwin sebagai calon direktur keuangan.
Dua posisi calon komisaris independen diisi oleh Nurhalim dan Riswanda.
Di PT Banten Global Development, Ginanjar Utardi ditetapkan sebagai calon direktur utama, Hendra Aji Purnama sebagai calon direktur operasional, dan Rohaelis sebagai calon direktur keuangan.
Adapun dua posisi komisaris independen BGD akan diisi oleh Eten Hilman Hartono dan Toni Anwar Mahmud.
Sedangkan, direksi untuk Jamkrida Banten, Pansel menetapkan satu nama. Yakni, M. Faik Azmi sebagai calon direktur utama.
Meski telah ditetapkan Pansel, para calon pimpinan BUMD itu belum otomatis menduduki jabatan. Masih ada tahapan yang harus diselesaikan sebelum mereka resmi memimpin perusahaan daerah.
Khusus M. Faik Azmi, proses selanjutnya adalah penilaian kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam pengumuman Pansel, M Faik Azmi masih harus diusulkan oleh manajemen Jamkrida Banten untuk mengikuti proses tersebut.
Sementara, calon direksi PT BGD dan PT Agrobisnis Banten Mandiri masih menunggu keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) masing-masing perusahaan.
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) Provinsi Banten, Ismail mengatakan, para calon direksi dan komisaris harus memenuhi seluruh persyaratan sebelum resmi menjalankan jabatan.
Pengangkatan direksi dan komisaris akan dilakukan setelah RUPS masing-masing BUMD digelar.
“Nantinya calon direksi itu akan dilantik usai dilaksanakannya RUPS oleh masing-masing BUMD,” kata Ismail pada Minggu, 13 September 2026.
Editor: Agus Priwandono












