KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan. Saat ini tercatat terdapat 25 titik kekeringan dengan 599 kepala keluarga (KK) terdampak.
Komandan Pleton (Danton) Penata Layanan Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Dian Wiryawan mengatakan distribusi air bersih terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air akibat kondisi kemarau.
“Untuk minggu ini, rata-rata setiap hari kami mendistribusikan air bersih sekitar 29.000 hingga 44.000 liter,” ujar Dian, Rabu 16 September 2026.
Menurutnya, jumlah distribusi air setiap hari menyesuaikan kebutuhan di masing-masing titik kekeringan. Petugas BPBD melakukan pengiriman menggunakan armada tangki air ke lokasi yang membutuhkan.
Distribusi tersebut dilakukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar, terutama kebutuhan air untuk keperluan rumah tangga.
Berdasarkan data BPBD Tangsel, titik kekeringan tersebar di empat kelurahan, yakni Keranggan, Kademangan, Muncul, dan Serpong.
Kelurahan Keranggan menjadi wilayah dengan titik kekeringan terbanyak, yakni 16 titik. Selanjutnya Kelurahan Kademangan terdapat tujuh titik, sedangkan masing-masing satu titik berada di Kelurahan Muncul dan Serpong.
Secara keseluruhan, bantuan air bersih yang telah disalurkan BPBD Tangsel selama periode 8 Juli hingga 10 September 2026 mencapai 1.026.850 liter.BPBD memastikan pendistribusian air bersih tetap dilakukan selama masih terdapat warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kekeringan.
Editor: Abdul Rozak












