CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menyiapkan puluhan sekolah swasta sebagai calon mitra dalam program sekolah gratis yang ditargetkan mulai diterapkan pada 2027. Dari pendataan awal, terdapat 35 SMP swasta yang diproyeksikan mengikuti program tersebut.
Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, program sekolah gratis belum diterapkan pada tahun ini. “Hari ini belum. Implementasinya awal tahun depan, anggaran 2027, perencanaannya tahun ini,” kata Robinsar, Rabu (16/9).
Robinsar mengatakan, berdasarkan pendataan awal, terdapat sekitar lima sekolah dasar (SD) yang masuk dalam pembahasan calon sekolah mitra program.Sementara untuk jenjang SMP, jumlah calon sekolah mitra jauh lebih banyak, yakni sekitar 35 sekolah.
“Sudah didata, itu SD ada lima sekolah, SMP kurang lebih ada 35,” ujarnya.
Menurut Robinsar, kebutuhan sekolah swasta pada jenjang SD tidak sebanyak SMP. Sebab, jumlah SD di Kota Cilegon dinilai sudah cukup banyak dan relatif merata antara sekolah negeri dan swasta.
“SMP yang masih kurang, makanya memperbanyak SMP, kurang lebih 35 sekolah calon mitra Dinas Pendidikan,” katanya.
Robinsar menegaskan, siswa yang bersekolah di sekolah yang telah menjadi mitra program nantinya mendapatkan pembiayaan pendidikan tanpa dilakukan pemilahan berdasarkan kemampuan ekonomi siswa.
“Nanti semua siswa dibayarkan, tidak pilah-pilih karena sifatnya sekolah gratis,” tegasnya.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Cilegon memperluas akses pendidikan sekaligus memberikan alternatif bagi masyarakat yang tidak mendapatkan kursi di sekolah negeri.Sebelumnya Pemkot Cilegon juga telah menganggarkan untuk program sekolah gratis pada tahun 2027 sebesar Rp 15 miliar.
Editor: Abdul Rozak












