SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tim bulutangkis beregu putra Indonesia memastikan tiket ke semifinal Asian Games 2026 setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-2 pada babak perempat final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Selasa 22 September 2026.
Kemenangan tersebut memastikan Indonesia meraih medali pada Asian Games 2026. Pada babak semifinal, Jonatan Christie dan kawan-kawan akan menghadapi Thailand, Rabu 23 September 2026.
Indonesia harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan atas Malaysia. Jonatan Christie yang tampil pada partai pertama gagal menyumbangkan poin setelah takluk dari tunggal putra Malaysia, Leong Jun Hao.
Jonatan yang merupakan juara Asian Games 2018 kalah melalui pertandingan tiga gim dengan skor 22-20, 12-21, 17-21. Hasil tersebut membuat Indonesia tertinggal 0-1 dari Malaysia.
Indonesia kemudian menyamakan kedudukan melalui pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Mereka mengalahkan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 21-15, 19-21, 21-10.
Alwi Farhan kemudian membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah mengalahkan tunggal putra Malaysia, Justin Hoh, dengan skor 21-19, 21-19.
Malaysia kembali memberikan perlawanan pada partai keempat. Pasangan Aaron Chia/Tee Kai Wun mengalahkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dengan skor 21-17, 16-21, 13-21.
Kedudukan kembali imbang 2-2 sehingga pertandingan harus ditentukan melalui partai kelima. Indonesia menurunkan pemain muda Moh Zaki Ubaidillah untuk menghadapi Eogene Ewe.
Zaki tampil tenang dan berhasil memastikan kemenangan Indonesia setelah mengalahkan Eogene Ewe dua gim langsung dengan skor 21-11, 21-11. Indonesia pun menang 3-2 dan berhak melaju ke semifinal.
Pada semifinal lainnya, India akan menghadapi China. India melaju setelah mengalahkan Jepang 3-0, sedangkan China menyingkirkan Korea Selatan dengan skor 3-2.
Sementara itu, tim bulutangkis beregu putri Indonesia juga berhasil melaju ke semifinal. Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan akan menghadapi China.
Semifinal lainnya pada nomor beregu putri mempertemukan tuan rumah Jepang dengan Korea Selatan.
Editor: Mastur Huda












