SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – M. Zaki Ubaidillah tampil sebagai penentu kemenangan Tim Beregu Putra Bulutangkis Indonesia untuk meraih medali emas Asian Games 2026. Pemain berusia 19 tahun itu memastikan Indonesia mengalahkan China dengan skor 3-2 dalam final yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Kamis, 24 September 2026 malam.
Zaki, yang akrab disapa Ubed, turun pada partai kelima sekaligus penentu. Ia berhasil meredam permainan agresif Weng Hong Yang dalam dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-13. Kemenangan tersebut sekaligus membawa Indonesia kembali meraih emas beregu putra setelah terakhir kali mendapatkannya 28 tahun lalu.
Usai pertandingan, Ubed mengaku sempat tegang karena harus tampil dalam laga penentu perebutan medali emas. Ia bahkan sempat menelepon orang tuanya untuk meminta doa sebelum pertandingan.
“Perasaannya campur aduk, yang pasti senang karena dari awal saya sudah sempat tegang juga, sebelum main sempat telepon orang tua meminta doa,” ujar Ubed dikutip dari laman PBSI.
Dukungan rekan-rekan dan ofisial tim kemudian membantu Ubed mengatasi ketegangan tersebut. Ia berusaha tetap fokus dan memberikan penampilan terbaik demi tim Indonesia.
“Support teman-teman dan tim di belakang sangat membantu untuk meredakan ketegangan. Saya terus berusaha, ingin memberikan yang terbaik dan tidak mau mengecewakan tim sama semua yang sudah mendukung,” katanya.
Ubed juga sempat berada dalam posisi sulit pada gim pertama. Ia tertinggal sejak awal pertandingan hingga kedudukan 16-20. Namun, pemain asal Bangkalan itu mampu bangkit dan membalikkan keadaan untuk merebut gim pertama 23-21.
“Di gim pertama setelah lawan game point duluan, pikiran saya berusaha lebih tenang. Alhamdulillah bisa membalikkan keadaan. Pada babak kedua jauh lebih optimis dan lawan sepertinya tertekan,” ujarnya.
Sebelum Ubed turun pada partai kelima, Indonesia sempat tertinggal 0-2 setelah Jonatan Christie dan Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri gagal menyumbangkan poin.
Jonatan Christie kalah dari Shi Yu Qi dalam dua gim langsung dengan skor 13-21, 18-21. Kekalahan tersebut kemudian diikuti pasangan Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri yang takluk dari Wang Chang/Liang Weikeng melalui rubber game dengan skor 20-22, 21-19, 14-21.
Indonesia kemudian bangkit melalui Alwi Farhan dan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang masing-masing memenangi partai ketiga dan keempat. Dua kemenangan tersebut membuat kedudukan kembali imbang 2-2 sebelum Ubed memastikan kemenangan Indonesia pada partai terakhir.
Medali emas dari nomor beregu putra bulutangkis tersebut menjadi emas pertama yang diraih kontingen Indonesia pada Asian Games 2026.
Editor: Mastur Huda












