SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang masih melakukan tahapan verifikasi dan validasi (verval) terhadap 75 gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang telah selesai dibangun.
Verval dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan, kelengkapan fasilitas, serta kesiapan gedung sebelum aset tersebut diserahterimakan dan digunakan untuk operasional KDMP.
Pelaksanaan verval berlangsung selama tiga hari, mulai 30 September hingga 2 Oktober 2026. Sebanyak 25 tim diterjunkan untuk melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi KDMP yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Serang.
Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Mokhamad Rifki, mengatakan terdapat 103 KDMP yang gedungnya telah selesai dibangun.
Namun, untuk tahap awal, verval dilakukan terhadap 75 KDMP untuk memastikan kesiapan bangunan dan fasilitas sebelum diserahterimakan.
“Kita diperintahkan Kementerian Koperasi untuk melakukan verifikasi dan validasi ke 75 KDMP. Kita tentu akan mengecek langsung ke lokasi,” katanya.
Menurut Rifki, verval tersebut bertujuan memastikan gedung KDMP dalam kondisi layak dan seluruh fasilitas yang dibutuhkan telah tersedia.
“Ini tersebar di semua kecamatan. Terbanyak ada di Kecamatan Cinangka, sebanyak sembilan KDMP yang akan dikunjungi,” ujarnya.
Apabila ditemukan fasilitas yang belum sesuai atau terdapat kerusakan pada bangunan, pihak penyedia pembangunan wajib melakukan perbaikan dan melengkapi fasilitas yang dibutuhkan.
“Jadi harus secepatnya dilakukan perbaikan. Setelah itu nanti akan kita cek kembali. Penyedia wajib melakukan perbaikan kalau tidak sesuai,” tegasnya.
Setelah verval terhadap 75 KDMP rampung, Pemkab Serang akan berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi untuk melakukan verifikasi terhadap 28 KDMP lainnya yang juga telah selesai dibangun.
Sementara itu, Pengurus KDMP Desa Ranjeng, Adkha Zahra Fauziah, mengatakan gedung KDMP di desanya telah didatangi tim Pemkab Serang untuk dilakukan verval.
“Kemarin baru verval, pengecekan gedung baru. Terus hari ini juga manajer KDMP-nya sudah datang,” katanya.
Adkha mengatakan operasional KDMP Desa Ranjeng di gedung baru belum dilakukan karena proses serah terima aset belum berlangsung dan hasil verval masih menunggu pengumuman.
Selama ini, KDMP Desa Ranjeng telah beroperasi lebih dari satu tahun dengan memanfaatkan aset milik desa yang disulap menjadi gerai pelayanan koperasi.
“Untuk anggota kita sudah ada sekitar 800 yang aktif, dan operasional sudah berjalan lebih dari satu tahun,” ujarnya.
Adkha berharap proses serah terima dapat segera dilakukan sehingga KDMP Desa Ranjeng bisa menempati gerai baru. Dengan fasilitas yang lebih memadai, barang yang dijual dapat ditata lebih baik dan kapasitas penyimpanan bisa bertambah.
“Kita juga berharap adanya manajer KDMP bisa membantu untuk pengembangan KDMP,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda












