SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, terus dipersiapkan untuk menarik investasi baru di sektor pariwisata.
Managing Director Tanjung Lesung, Widi Widiasmanto mengatakan, kawasan tersebut memiliki luas sekitar 1.500 hektare yang dikembangkan dengan dukungan infrastruktur dan berbagai fasilitas wisata.
Menurut Widi, pengelola kawasan tidak hanya menyiapkan destinasi dan akomodasi, tetapi juga infrastruktur dasar yang dibutuhkan investor.
“Kita sebagai pengembang kawasan tentu tugas pokok kita juga menyiapkan infrastruktur kawasan seperti jalan utama, jalan menuju cluster, infrastruktur air bersih, pengelolaan air, jaringan telekomunikasi, listrik dan sebagainya,” kata Widi.
Kesiapan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari strategi pengelola untuk meningkatkan daya tarik kawasan bagi calon investor.
Pengelola juga terus melakukan promosi business to business (B2B) kepada sejumlah perusahaan, khususnya yang bergerak di sektor pariwisata.
Widi mengatakan, sejumlah perusahaan telah melakukan transaksi dengan pengelola dan saat ini masih berada dalam tahap persiapan pembangunan investasi di kawasan Tanjung Lesung.
“Kita juga terus melakukan kegiatan promosi B2B dengan beberapa perusahaan yang memang di bisnis tourism. Sudah ada beberapa perusahaan yang melakukan transaksi dengan kita dan masih dalam tahap persiapan pembangunan investasi,” ujarnya.
Di sisi lain, akses menuju kawasan Tanjung Lesung juga diharapkan semakin mudah dengan perkembangan pembangunan infrastruktur jalan.
Widi menyebut uji coba fungsional Seksi 2 jalan tol menuju kawasan tersebut telah dilakukan hingga sekitar kilometer 50.
Ia berharap pembangunan seksi terakhir dapat selesai sesuai jadwal sehingga konektivitas menuju Tanjung Lesung semakin baik.
“Kalau ini selesai, saya yakin ini adalah kabar baik bagi wisatawan maupun investor yang akan melakukan kegiatan berwisata atau berinvestasi,” katanya.
Menurutnya, pasar domestik dari kawasan Jabodetabek menjadi salah satu target utama pengembangan Tanjung Lesung.
Kemudahan akses diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mempercepat masuknya investasi ke Banten Selatan.
Editor: Abdul Rozak












