SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Persentase penduduk miskin di Provinsi Banten turun menjadi 5,38 persen pada Maret 2026. Angka tersebut turun dibandingkan September 2025 yang berada di level 5,51 persen.
Meski mengapresiasi penurunan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pemerintah masih memiliki pekerjaan besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Selama masih ada keluarga Banten yang sulit menyekolahkan anaknya, kesulitan berobat, tidak mempunyai pekerjaan yang layak atau kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, maka pekerjaan kita belum selesai,” kata Andra dalam Rapat Paripurna HUT ke-26 Banten, Minggu (4/10/2026).
Menurutnya, penanganan kemiskinan tidak dapat dilakukan melalui satu program saja.
Kebijakan pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, bantuan sosial, ketahanan pangan, perumahan, infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi harus saling terhubung.
Andra juga menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat dalam menjalankan program pemerintah.
“Program pemerintah tidak boleh hanya banyak. Program pemerintah harus tepat orang, tepat lokasi dan tepat persoalan,” tegasnya.
Ia berharap penurunan angka kemiskinan dapat terus dilanjutkan sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.












