22 Pecatur Lolos Seleksi Pra PON

Dua pecatur putri tersenyum saat berlangsungnya seleksi atlet catur Pra PON 2019, di gedung PKPRI Kota Serang, Minggu (7/4).

SERANG – Sebanyak 22 atlet
catur se-Banten lolos seleksi yang diselenggarakan Pengurus Provinsi (Pengprov)
Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Banten. Pecatur yang lolos seleksi
segera menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) Pra PON 2019.

Seleksi atlet Percasi
Banten 2019 ini diikuti oleh 63 pecatur dari kota dan kabupaten se-Banten.
Seleksi berlangsung di Gedung PKPRI, Kota Serang, sejak Sabtu (6/4) hingga
Minggu (7/4).

Ketua Umum Pengprov Percasi
Banten Edy Irianto mengatakan, seleksi tersebut adalah tahap awal atlet yang
akan diboyong menuju babak kualifikasi PON. Nantinya, 22 atlet tersebut akan
diseleksi ulang menjadi 11 atlet.

“Seleksi tahap pertama ini sudah selesai. Hasilnya ada 22 atlet yang lolos. Yakni sepuluh pecatur putri dan 12 pecatur putra. Nantinya jumlah itu akan kita rampingkan lagi sampai menjadi 11 atlet, yaitu enam pecatur putra dan lima pecatur putri,” kata Edy kepada Radar Banten, Minggu (7/4).

Edy mengaku perampingan
atlet catur menjadi tim inti Pra PON 2019 bakal dilaksanakan tiga bulan
mendatang. 22 atlet tersebut akan menjalani pelatda hingga tiga bulan kedepan.

“Setelah tiga bulan
berikutnya, 22 atlet ini akan kita akan adu kembali hingga sebanyak tiga kali.
Yang terbaik yang akan mewakili Banten,” jelas Edy.

Namun, selama pembinaan,
atlet juga akan diikutsertakan beberapa kejuaraan sebagai ajang try out. Terdekat,
turnamen catur piala Telkom di DKI Jakarta, dan kejuaraan nasional (kejurnas)
pada Agustus.

“Kita akan bina atlet-atlet
dengan baik, jika perlu, ketika mendapatkan dukungan dana, kita akan ikut
sertakan atlet untuk melaksanakan try out ke luar negeri,” harap Edy.

Ketua Umum KONI Banten
Rumiah Kartoredjo mengapresiasi Pengprov Percasi Banten yang sudah bekerja
selektif menentukan atlet untuk menghadapi Pra PON 2019. Rumiah mengimbau
pengurus dan atlet catur bekerja keras agar mampu menembus peringkat tiga besar
babak kualifikasi PON.

“Yang terpenting di 2019
ini kita harus fokus terlebih dahulu di Pra PON. Karena kalau tidak lolos Pra
PON bagaimana mungkin bisa bermain di PON. Apalagi Banten hanya akan
memberangkatkan atlet yang lolos tiga besar di Pra PON 2019,” kata Rumiah.
(rbs/nda)