SERANG – Open bidding atau lelang terbuka empat Jabatan Tinggi Pimpinan (JPT) Pratama memasuki tahap akhir yakni tes wawancara.

Senin (9/9), sebanyak 22 pejabat yang mengikuti lelang terbuka empat jabatan diundang untuk tes wawancara di ruang kerja Sekda Banten Al Muktabar.

Empat jabatan yang dilelang yakni Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Biro Bina Perekonomian, dan Direktur RSUD Banten.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, bobot nilai tes wawancara cukup besar yakni 25 persen. “Setelah tes wawancara, pansel (panitia seleksi-red) akan menggelar pleno untuk menentukan tiga besar,” ujar Komarudin di sela-sela tes wawancara, Senin (9/9).

Komarudin mengatakan, tes wawancara dilakukan oleh seluruh anggota pansel. Selama ini waktu anggota pansel sulit untuk penyesuaian, sehingga proses open bidding memakan waktu lebih lama dari yang dijadwalkan. “Makanya (tes wawancara-red) dipercepat hari ini. Padahal dijadwalkan besok,” tuturnya.

Dalam tes wawancara itu, para pelamar open bidding ditanya seputar makalah yang dibuat oleh masing-masing.
Kata dia, usai pansel menentukan tiga besar, pihaknya akan melapor ke Gubernur Banten dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Nanti Pak Gubernur yang mempunyai kewenangan untuk memilih satu di antara tiga besar itu,” terangnya.

Sekda Banten Al Muktabar yang juga Ketua Pansel Open Bidding 4 JPT Pratama mengungkapkan, bobot nilai untuk tes wawancara sebesar 30 persen. Sedangkan bobot nilai paling besar yakni asesmen 35 persen. “Makalah 20 persen dan tes tertulis 15 persen,” ungkapnya.

Kata dia, tes wawancara rencananya akan berlangsung selama dua hari. Namun, apabila memungkinkan, pelaksanaannya dapat dilakukan selama satu hari saja. 

Salah satu peserta tes wawancara, Plt Kepala BPKAD Provinsi Banten Dwi Sahara mengatakan, lantaran tes wawancara merupakan salah satu persyaratan open bidding, ia harus mengikutinya. Pertanyaan yang ditanya selama 30 menit itu adalah seputar tugas pokok dan fungsi. “Harapan ke depan apa. Itu normatif. Sudah disampaikan. Tinggal menunggu hasil pansel,” ujar perempuan yang mendaftar sebagai Kepala BPKAD Provinsi Banten ini. (Rostinah)