22 Tenaga Medis RSUD Cilegon Positif Covid-19

RSUD Kota Cilegon di Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Puluhan tenaga medis di rumah sakit tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

CILEGON – Sebanyak 22 orang tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon terkonfirmasi positif Covid-19.

Puluhan tenaga medis itu diketahui positif terjangkit virus tersebut setelah hasil tes swab dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Dana Sujaksani membenarkan hal tersebut. Saat ini, puluhan tenaga medis itu menjalani isolasi di RSUD Kota Cilegon.

“Ada yang domisilinya di Kabupaten Serang, Kota Serang, dan di Kabupaten Pandeglang,” ujar Dana kepada wartawan usai shalat Jumat di Masjid Nurul Iman, Komplek Kantor Walikota Cilegon, Jumat (12/6).

Kendati jumlah tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19 cukup banyak, Dana tetap meminta kepada manajemen RSUD Kota Cilegon untuk tetap melaksanakan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Ia meminta kepada manajemen untuk membuat pengaturan jam kerja yang baru, sehingga fungsi keperawatan tetap berjalan baik.

Kemudian, Dana pun mengaku akan kembali melakukan tes swab kepada puluhan pegawai tersebut di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon.

“Semoga saja ada hasilnya sudah berubah, sudah sembuh, sehingga kita tahu seberapa lama lagi mereka bisa kembali kerja,” paparnya.

Selain banyaknya tenaga medis di RSUD Kota Cilegon yang terkonfirmasi positif Covid-19, angka kasus tersebut pun melonjak drastis selama sepekan terakhir.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Aziz Setia Ade Putra menjelaskan, hingga Jumat (12/6), jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 28 orang. Lima diantaranya telah dinyatakan sembuh, sedangkan 23 orang masih menjalani perawatan.

Data tersebut melonjak selama dua hari terakhir, dimana pada Kamis (11/6) sebanyak tujuh orang dinyatakan positif Covid-19, dimana lima diantaranya adalah tenaga medis di RSUD Kota Cilegon. Sedangkan pada Jumat (12/6), sebanyak 11 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Dijelaskan Aziz, melonjaknya data tersebut karena banyaknya tenaga medis yang terkonfirmasi positif setelah menjalani tes PCR.

“Yang hari ini saja ada 10 tenaga medis, satu orang nya masyarakat biasa,” ujar Aziz.

Dijelaskan Aziz, tingginya tenaga medis di RSUD Kota Cilegon yang terkonfirmasi positif Covid-19 karena pernah melakukan kontak langsung dengan satu orang tenaga medis yang lebih dulu terkonfirmasi positif.

“Karena itu untuk memastikan, akan dilakukan tes PCR ulang,” ujarnya.

Selain tenaga medis, masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 selama dua hari dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. (bam/air)