26 Kantor Pemprov Banten Rusak Akibat Hujan Deras, Kerugian Rp6,6 Miliar

SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mendata kerugian yang terjadi akibat hujan deras dan angin kencang pada Rabu (13/11). Berdasarkan data BPBD, jumlah gedung yang terkena dampak sebanyak 26 unit.

Jumlah itu terdiri dari gedung organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov maupun lembaga instansi vertikal yang berada di KP3B, Kota Serang. Perhitungan sementara, jumlah kerugian akibat kerusakan gedung itu mencapai Rp6,6 miliar. Selain itu, ada juga tiga kendaraan pribadi yang rusak.

Plt Kepala BPBD Provinsi Banten Kusmayadi mengatakan, gedung yang paling rusak akibat cuaca ekstrem yakni RSUD Banten serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten. “Itu yang paling parah sehingga perlu dilakukan tindakan untuk mengoptimalisasi pelayanan,” ujar Kusmayadi, Kamis (14/11).

Kusmayadi mengatakan, kerugian akibat bangunan yang rusak itu masih perkiraan. Pihaknya akan menghitung ulang secara detail kerugian yang dialami Pemprov. Jumlahnya bisa bertambah atau berkurang dari perkiraan.

Kata dia, selain gedung yang berada di KP3B, ada juga bangunan di wilayah yang lain terkena dampak yakni RSUD Banten dan kantor UPT Samsat Kota Serang.

Ia mengatakan, untuk perbaikan bangunan yang rusak itu, pihaknya masih melakukan perumusan. “Untuk melakukan upaya penyelesaian bangunan terdampak. Inshaallah akan segera dilakukan penyelesaiannya,” terang Kusmayadi.

Untuk perbaikan, ia mengaku akan mencari berbagai alternatif untuk pembiayaan rehabilitasi terutama kantor yang terdampak. Lantaran dana tak terduga (DTT) baru dapat digunakan apabila dinyatakan status darurat. Tahun ini, DTT yang dialokasikan Pemprov yakni Rp44,2 miliar. Dana yang sudah terpakai baru Rp1,52 miliar untuk tsunami.

Walaupun banyak kantor yang rusak, ia mengaku pihaknya tidak menerima laporan adanya pegawai atau masyarakat yang menjadi korban. “Kalau kendaraan ada dua atau tiga yang hancur. Yang di parkir di Dinas Pertanian,” ujarnya. (Rostina)