262 Tempat Tidur untuk Pasien OTG

0
1.450 views

TANGERANG – Untuk antisipasi lonjakan susulan pasien Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang saat ini telah menyiapkan 262 tempat tidur untuk pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) yang saat ini dialami oleh warga Kota Tangerang.

Kepala Dinkes Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengatakan, jumlah tersebut merupakan akumulasi setelah Hotel Siti Karawaci dijadikan tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 kategori OTG.

“Tempat tidur bagi pasien OTG sebelumnya telah tersedia di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Panunggangan Barat, Puskesmas Gebang Raya, dan Puskesmas Jurumudi. Lainnya di satu rumah perlindungan sosial (RPS),” ujarnya saat dihubungi Tangerang Ekspres melalui telpon selularnya, Senin (14/12).

Liza menambahkan, tidak hanya menyiapkan tempat tidur pasien OTG, Dinkes juga menyiapkan tenaga medis, nutrisionis, serta tenaga administrasi dengan total keseluruhan 30 orang untuk dapat mengakomodir seluruh rumah isolasi yang ada di Kota Tangerang.

“Kita sudah antisipasi, agar jika ada lonjakan dua kali lipat maka kita sudah siap dan cepat melakukan penanganan bagi pasien Covid-19,” paparnya.

Ia menjelaskan, untuk Hotel Siti disiapkan untuk pasien OTG, dengan kapasitas 82 tempat tidur. Jadi warga yang berstatus OTG, langsung dibawa ke Hotel Siti untuk bisa mendapatkan penangan dengan cepat.

“Sebagai bagian dari persiapan mengantisipasi lonjakan pasien maka Pemkot Tangerang menyiapkan Hotel Siti yang khusus bagi pasien konfirmasi tanpa gejala. Untuk itu, jika ada warga yang berstatus OTG kami akan bawa ke sana,” ungkapnya.

Liza menuturkan, berdasarkan data Dinkes Kota Tangerang per Minggu (13/12) pukul 10.00 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang tercatat mencapai 3.467. Dari angka tersebut, 3.059 di antaranya terkonfirmasi sembuh. Sementara sebanyak 326 pasien masih dirawat dan 82 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Virus corona masih tinggi, warga diminta tetap patuhi protokol kesehatan. Jangan sampai lepas, apalagi keluar rumah tidak menggunakan masker maka keluarga lah yang menjadi korban. Untuk itu, sayangi keluarga dan lindungi dari virus corona,” tutupnya. (ran/air)