3.000 Koperasi di Banten Tak Aktif

Jalan sehat sebagai puncak peringatan ke-72 Hari Koperasi tingkat Provinsi Banten di kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kamis (25/7).

SERANG – Berdasarkan data Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Banten, dari tujuh ribu koperasi yang ada hanya empat ribu yang aktif. Meskipun secara kuantitas menurun, tapi Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten menilai secara kualitatif koperasi di Banten meningkat.

Ketua Dekopinwil Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan, meskipun ada sekira empat ribu koperasi yang aktif, tapi ia menilai jumlah yang benar-benar riil di lapangan tak sebanyak itu. “Di lapangan jumlah (koperasi yang aktif-red) jauh dari itu (empat ribu-red),” ujar Tatu saat puncak peringatan ke-72 Hari Koperasi tingkat Provinsi Banten di kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kamis (25/7).

Pada kesempatan itu hadir pula Gubernur Banten Wahidin Halim, Walikota Serang Syafrudin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Banten dan Kota Serang, sejumlah pejabat Pemprov Banten dan Pemkot Serang, pelaku koperasi dan UMKM di Banten, serta masyarakat. Peringatan ke 72 Hari Koperasi itu dimeriahkan dengan jalan santai, bazar, pameran koperasi, serta pembagian doorprize.

Tatu mengatakan, hal itu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemprov Banten dan pemerintah kabupaten/kota di Banten. Diharapkan, para pemerintah itu dapat menjadi mitra Dekopinwil. “Kami harap semua mempunyai semangat yang sama,” tuturnya.

Kata dia, di era digitalisasi saat ini, apabila koperasi tidak bisa mengikuti, maka akan tertinggal. Produk UMKM yang ada apabila dijalankan secara manual juga akan tertinggal.

Agar koperasi terus bergeliat, perempuan yang juga menjabat sebagai Bupati Serang ini mengatakan, generasi muda harus diajak berkoperasi. Apabila sebuah koperasi besar, maka dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten Tabrani berharap, koperasi di Banten semakin baik dan menjadi harapan bagi anggotanya.

“Kami akan menghapus koperasi-koperasi yang sudah tidak aktif,” ujarnya. Dikatakan, koperasi yang aktif hanya sekira empat sampai lima ribu saja.

Kata dia, untuk koperasi yang masih aktif, pihaknya akan konsolidasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk dilakukan pembinaan. Sementara yang menjadi kewenangan Pemprov hanya 187 koperasi.

Ia mengatakan, kegiatan puncak peringatan ke-72 Hari Koperasi itu sengaja dilaksanakan di kawasan Banten Lama untuk menyampaikan dan mempromosikan hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan Pemprov Banten, yakni revitalisasi Banten Lama. (Rostinah)

Saksikan juga di Banten Raya TV pada program SELAMAT PAGI BANTEN (07.00 WIB), BANTEN SIANG (13.00 WIB), BANTEN PETANG (17.00 WIB) dan BANTEN MALAM (21.00 WIB) di channel 50 UHF/702 MHz, atau melalui streaming www.barayatv.com/live