Deni Subhani.

SERANG – Sebanyak 3.229 guru inpassing atau guru bukan PNS yang terancam tidak mendapat tunjangan pensiun meminta kepada Pemerintah Provinsi Banten agar diangkat dan ditetapkan menjadi guru PNS atau ASN.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Guru Inpassing Nasional (PGIN) Banten Deni Subhani usai deklarasi dan pelantikan PGIN Banten, di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (3/3).

“Kepada Pemprov kami harap akan kehadiran kami ini diketahui  para pemangku kebijakan. Guru-guru Inpassing ini, kami berharap bisa menjadi ASN atau PNS,” ungkapnya.

Menurut dia, guru inpassing ini hanya disetarakan dari sisi penggajian dengan PNS berdasarkan pangkat dan golongan. Tetapi, ketika tiba masa pensiun, guru inpassing yang tersebar di Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) ini tidak mendapat tunjangan pensiun.

“Kami berharap agar Menpan merubah status kami menjadi ASN. Pempro juga bisa berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pengangkatan guru inpassing menjadi ASN,” ungkapnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).