301 Kilo Ganja Dibakar

0
328 views
Ratusan bal ganja ditumpuk di atas meja sebelum dimusnahkan di halaman kantor BNNP Banten, Rabu (21/10).

SERANG – Sebanyak 301 kilogram ganja dibakar di halaman kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, Rabu (21/10). Ganja itu dibakar menggunakan alat incinerator.

Kepala BNN Provinsi Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung mengatakan, ganja itu adalah barang bukti yang disita dari kurir narkoba bernisial AS (32). Sopir truk asal Lampung itu diamankan di Jalan Raya Merak-Serang, Kampung Margadari, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Kamis (24/9). “Ini pengungkapan sekitar satu bulan yang lalu,” ujar Hendri kepada wartawan.

Awalnya, petugas memeroleh informasi penyelundupan ganja dari Aceh menuju Bogor. Penggalian berbagai sumber informasi dilakukan. Hingga informasi terakhir diperoleh penyelundupan dilakukan pada Kamis (24/9) malam.

Tim BNNP Banten diturunkan untuk mengintai di Pelabuhan Bojonegara, Puloampel, Kabupaten Serang. AS sempat mengecoh petugas saat keluar dari Pelabuhan Bojonegara. AS menyulap truk bernopol BK 9735 DU terlihat bersih agar tidak terkesan telah melakukan perjalanan jauh. “Kami hampir terkecoh karena barang ini dibawa menggunakan truk tapi tidak dikover oleh barang lain. Karena biasanya dari yang kami pelajari barang-barang tersebut biasanya dibawa dengan cara dikover barang lain. Dan, kondisi kendaraan bersih, tak terlihat baru menempuh perjalanan dari luar kota,” kata Hendri.

Namun, intuisi petugas bekerja. Truk asal Sumatera Utara (Sumut) itu dikejar petugas. Truk tersebut berhasil dihentikan petugas saat melintas di Jalan Raya Merak-Serang, Kampung Margadari, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang.

Petugas menggeledah bak truk dan menemukan ratusan bal ganja di dalam karung. “Modusnya, pelaku menggunakan dua media, satu media karung, yang satunya di kotak kayu yang dikemas dengan jumlah 301 bal atau berat netonya 301 kilogram,” kata Hendri. 

Hendri menyebutkan AS telah lama menjadi target operasi. Sebab, AS sudah lebih dari dua kali membawa ganja dalam jumlah besar dari Aceh menuju Pulau Jawa.

“Ini sudah ketiga kalinya pelaku melakukan hal yang sama. Waktu sebelumnya mau ditangkap Polda (Banten-red) dengan barang bukti 144 kilogram ganja juga. Tapi tersangka ini lolos. Jadi pelaku termasuk licin,” kata Hendri.

AS ditahan di BNNP Banten. Dia disangka melanggar Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (2) jo Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (mg05/nda)