SERANG – Sebanyak 34 warga terjaring operasi yustisi yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang, Kamis (26/2/2015).

Kepala Disdukcapil Kota Serang Ipiyanto kepada wartawan mengatakan, dari hasil temuan tersebut pihaknya tidak mengenakan sanksi, melainkan sebatas pembinaan. “Kami hanya memberikan efek jera kepada masyarakat yang terjaring, pentingnya arti dokumen kependudukan,” katanya

Selain melakukan operasi yustisi, Disdukcapil juga melakukan monitoring dan evaluasi. Pada operasi ini Disdukcapil tidak memeriksa semua pengguna jalan yang melintas di jalur protokol, namun hanya mengambil sample. “Dari pengalaman yang sudah kami lakukan terjadi beberapa perubahan pada masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang datang ke loket-loket pelayanan untuk memproses administrasi kependudukan,” kata Ipiyanto.

Ia berharap operasi ini mampu menjaring dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya administrasi kependudukan. (Fauzan Dardiri)