35 Prajurit Kodam III Siliwangi Dilatih Pertempuran Hutan

0
1.133 views

LEBAK – Sebanyak 35 orang prajurit Kodam III Siliwangi selesai menggelar latihan pertempuran di dalam hutan di Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran Resimen Induk Kodam (Dodiklatpur Rindam) III Siliwangi di Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam menguasai medan perang di dalam hutan dan menggunakan senjata tradisional.

Komandan Rindam III Siliwangi Kolonel Inf Indarto Kusnohadi didampingi Dandodiklatpur Letkol Inf Herry Indriyanto menyatakan, peserta latihan tempur di dalam hutan berasal dari satuan-satuan tempur di Kodam III Siliwangi. Prajurit yang diikutsertakan dalam latihan tempur tersebut sebanyak 35 orang. Mereka telah berlatih selama 35 hari di wilayah Dodiklatpur Rindam III Siliwangi di Kabupaten Lebak. Di lapangan, prajurit TNI tersebut dilatih untuk mengoptimalkan senjata tradisional, seperti panah dan sumpit. Jadi, mereka tidak terpaku dengan senjata modern yang telah biasa digunakan.

“Prajurit TNI harus mampu menggunakan senjata tradisional yang bahannya ada di dalam hutan,” kata Kolonel Inf Indarto Kusnohadi usai penutupan latihan tempur hutan di lapangan Ciburuy, Desa Ciburuy, Kecamatan Curugbitung, Minggu (31/3).

Prajurit TNI, lanjutnya, telah memiliki basic dalam menghadapi pertempuran. Untuk meningkatkan kemampuan berperang di hutan, mereka dilatih agar lebih profesional. Apalagi, wilayah Indonesia tidak hanya didominasi perairan dan pegunungan. Tapi juga ada hamparan hutan yang akan menjadi tempat pertempuran di wilayah darat.

“Prajurit TNI harus bisa memanfaatkan potensi yang ada di dalam hutan menjadi senjata. Bahkan, mereka pun harus terbiasa bergerilya di dalam hutan dan survive dalam menghadapi berbagai kondisi dalam peperangan,” paparnya.

Lokasi latihan yang digunakan 35 prajurit Kodam III Siliwangi, yaitu di areal milik Dodiklatpur Rindam III Siliwangi seluas 750 hektare. Areal hutan yang ada digunakan untuk latihan tempur. Karena lokasinya cukup strategis dan biasa digunakan latihan tempur prajurit Kodam III Siliwangi.

“Prajurit TNI dari Kodam III Siliwangi memiliki kemampuan perang yang mumpuni. Mereka tidak hanya mahir menggunakan senjata modern. Tapi juga memiliki kemampuan baik dalam menggunakan senjata tradisional,” paparnya.

Danrindam III Siliwangi berharap, prajurit TNI yang telah mengikuti latihan tempur di Dodiklatpur Rindam III SIliwangi dapat menularkan kemampuannya kepada rekan-rekan prajurit dan juniornya di masing-masing satuan. Proses kaderisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan prajurit dalam bertempur di dalam hutan di Indonesia.

“Saya ingin, 35 anggota TNI yang telah berlatih selama satu bulan lebih dapat menularkan kemampuannya, sehingga apa yang didapat di lokasi latihan dapat dikuasai rekan dan juniornya di Kodam III Siliwangi,” tegasnya.(Mastur)