Ilustrasi.

SERANG – Lahan pertanian produktif seluas 350 hektare di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang akan dijadikan bandara. Karena itu, DPRD Banten meminta kepada Pemkab Pandeglang agar mencari lahan pengganti supaya pemilik lahan tetap bisa bertani.

“Jangan sampai setelah terbeli, masyarakat yang selama ini bertani tidak bisa bertani lagi. Saya sudah mengecek langsung ke sana. Harus ada pemetaan lahan persawahan untuk pengganti sawah,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Banten Thoni Fathoni Mukson di DPRD Banten, Kamis (11/2), saat membicarakan proyek yang dibiayai APBN di Banten.

Selain mencari lahan pertanian pengganti, kata politisi asal Pandeglang ini, Pemkab harus bisa mengupayakan agar masyarakat sekitar bisa bekerja di bandara atau di fasilitas penunjang bandara. “Berikan pendidikan dan pelatihan terlebih dahulu kepada masyarakat,” kata Thoni memberikan saran.

Ketua Komisi IV DPRD Banten M Sayuti menambahkan, masyarakat Panimbang yang lahannya akan dibebaskan agar mempersiapkan persyaratannya. “Belum ada laporan keluhan atau masalah dari masyarakat. Proses pembebasan lahan sedang berjalan. Itu pun harus menjadi perhatian,” katanya. (Bayu)