40 Pelatih Judo Ikut Sertifikasi

SERANG – Sekira 40 pelatih judo di Banten mengikuti sertifikasi kepelatihan dasar. Pelatih tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat Arnold Silalahi dipercaya menggembleng para peserta dari delapan kabupaten dan kota di Banten ini.

Sertifikasi kepelatihan tersebut berlangsung di GOR Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Banten, Drangong, Kota Serang, Selasa hingga Rabu (12-13/11).

Kepada Radar Banten, Arnold mengatakan, materi yang diberikan kepada pelatih di Banten masih bersifat dasar. Utamanya mengenai teknik bertanding seperti kuncian, bantingan, serta cekikan. Kemudian, tentang tata cara penyampaian materi kepada anak didik.

“Karena sertifikasi kepelatihan dasar, jadi materinya lebih banyak tentang gerakan dasar yang sangat basic sekali. Tadi kita praktikkan teknik bantingan, kuncian, patahan, dan cekikan. Banyak yang perlu diperbaiki, terutama saat pemegangan,” kata Arnold, Selasa (12/11).

Arnold berharap, melalui materi yang diajarkan dapat memberi kesamaan pola pelatihan bagi pengurus cabang (pengcab) dan klub yang ada di Banten. “Kami ingin agar ada kesamaan dalam pola latihan. Saya melihat selama satu hari ini cukup baik materi yang terserap,” ungkap Arnold.

Ketua Bidang Pertandingan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Banten Emri Yuzano berharap sertifikasi kepelatihan dasar memberikan manfaat. Utamanya melahirkan atlet-atlet muda potensial dari pengcab dan klub di Banten.

“Kita masih pelatihan dasar, agar tahu dasar judo yang baik dan benar. Diharapkan nantinya, pelatih ini mengajarkan ke anak didiknya di klub dan pengcab agar muncul atlet berprestasi. Hari ini kita latihan teknik judo secara total,” kata Emri.

Emri mengapresiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten yang telah mendukung kegiatan sertifikasi tersebut. “Kami bekerja sama dengan Dispora Banten. Dari target 50 pelatih, yang ikut ada sekitar 40-an pelatih,” jelas Emri. (rbs/nda/ira)