5.000 Hektare Lahan Pertanian Tidak Dapat Pasokan Air 

SERANG – Debit air di Bendung Pamarayan menurun menyebabkan 5.000 hektare lahan pertanian di Kecamatan Kramatwatu, Pontang, dan Tirtayasa, Kabupaten Serang tidak mendapat pasokan air. Air irigasinya menyusut dan mengering.


Pantauan Radar Banten di Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Rabu (7/8) siang, terlihat petani mencabut tanaman padi yang mengering. Mereka mengalami gagal panen.


Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan bantuan 20 unit mesin pompa air untuk petani. “Ada 5.000 hektare lahan pertanian yang tidak kebagian air,” kata Zaldi kepada Radar Banten di ruang kerjanya, Rabu (7/8).


Zaldi berupaya memaksimalkan bantuan mesin pompa melalui kerja sama dengan Pemprov Banten dan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSCCC). “Mesin pompa di Distan tersisa sepuluh, kalau kurang nanti kita gunakan miliki Pemprov Banten dan balai,” ungkapnya. (Haidar)