54.901 Peserta BPJS Kabupaten Serang Dinonaktifkan

SERANG – Sebanyak 54.901 penerima bantuan iuran (PBI) program jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dinonaktifkan. Ribuan PBI itu tidak terdaftar pada data terpadu kesejahteraan sosial hingga meninggal dunia.

Kepala Seksi (Kasi) Pendataan Kemiskinan pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Lutfi mengatakan, pihaknya sudah melakukan verifikasi terhadap data PBI program JKN yang diselenggarakan BPJS di Kabupaten Serang. Katanya, data PBI diverifikasi karena masih menggunakan data lama. Per 1 Agustus 2019 ada 54.901 peserta yang masuk data PBI dinonaktifkan,” ungkapnya kepada Radar Banten melalui sambungan telepon seluler, Kamis (12/9).

Dijelaskan Lutfi, puluhan ribu PBI program JKN yang dinonaktifkan itu karena tidak masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos), tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK), tidak pernah menggunakan atau mengakses fasilitas kesehatan, hingga terlapor sudah meninggal dunia. Katanya, proses verifikasi data PBI dilakukan dengan berbagai instrumen. Kendati demikian, kata Lutfi, peserta BPJS PBI yang dihapuskan bisa diusulkan kembali kepada Kemensos agar kembali menerima bantuan. Asalkan penerimanya belum meninggal dunia, keluarga tidak mampu, dan memiliki NIK yang jelas. “Sekarang kita sedang proses verifikasi lagi. Kalau dari Kemenkes dikembalikan kepada kita, apa mau diganti sama yang lain atau diusulkan kembali,” jelasnya.

Senada disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang Wahyu Suwargi. Katanya, 54.901 peserta BPJS PBI yang dihapuskan merupakan penerima bantuan dari APBN. Untuk penerima bantuan dari APBD masih tahap verifikasi. “Yang memverifikasi dari Dinsos,” ungkapnya.

Wahyu menyebutkan, penerima BPJS PBI di Kabupaten Serang mencapai 630.792 orang. Bantuan berasal dari tiga sumber anggaran, dari APBN, APBD Provinsi Banten, dan APBD Kabupaten Serang. Lebih rinci Wahyu menyebutkan, peserta BPJS PBI dari APBN mencapai 450.591 orang, APBD Provinsi Banten 146.591 orang, dan APBD Kabupaten Serang 33.792 orang. Masing-masing penerima bantuan mendapatkan subsidi iuran BPJS Rp23 ribu dengan fasilitas kesehatan kelas III. “Bantuan langsung kita setorkan ke BPJS,” jelasnya.

Diungkapkan Wahyu, pihaknya menyediakan anggaran sebesar Rp11,6 miliar untuk peserta BPJS PBI. Dengan anggaran sebesar itu, pihaknya berencana menambah penerima bantuan untuk 25 ribu peserta lagi tahun ini. “Tapi, kita nunggu rencana kenaikan iuran BPJS dulu. Kalau ternyata benar naik, berarti penambahan pesertanya tidak sampai 25 ribu, kita sesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” pungkasnya. (jek/zai)