58 Honorer Kemenag Lebak Jadi ASN

Kepala Kemenag Kabupaten Lebak Encep Safrudin Muhyi menandatangani berita acara pelantikan.

RANGKASBITUNG – Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Lebak diingatkan agar kreatif, inovatif, dan profesional dalam menjalankan tugas. Keprofesionalan mereka sangat diharapkan, karena merupakan ujung tombak pelayanan.

Kepala Kemenag Kabupaten Lebak Encep Safrudin Muhyi mengatakan, 58 orang ASN yang baru dilantik dan diambil sumpah harus bekerja dengan baik. Jangan sampai, ASN yang baru menjadi beban bagi Kemenag, karena tidak bisa bekerja secara profesional di satuan kerja Kemenag Lebak.

“Saya yakin, 58 orang ASN baru ini bisa bekerja profesional dan mampu menjalankan lima budaya kerja, yakni integritas, profesional, inovatif, tanggung  jawab, dan keteladanan,” kata Encep kepada wartawan, Kamis (6/4).

Menurutnya, ASN yang diambil sumpah di aula Kemenag Lebak merupakan honorer kategori dua (k-2 ) yang diangkat pemerintah. Mereka telah mengabdi selama belasan tahun di kantor urusan agama (KUA), madrasah, dan di Kemenag Lebak. Pengangkatan 58 orang tersebut menjadi ASN merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap loyalitas dan dedikasi honorer K-2 dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan.

“Para ASN harus mengikuti ritme kerja di Kemenag. Mereka tidak boleh melanggar janji dan sumpah jabatan sebagai ASN, salah satunya tidak boleh melakukan tindak pidana korupsi, melakukan perbuatan asusila, dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku,” paparnya.

Encep berjanji, akan membimbing dan memberikan arahan kepada ASN yang baru supaya kinerja Kemenag Lebak meningkat. Harapannya, kinerja Kemenag bisa lebih baik dari kinerja kementerian lain yang ada di bawah pemerintahan Joko Widodo-usuf Kalla. Oleh karena itu, para ASN di Kemenag Lebak harus bekerja keras dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih. “Pembinaan terhadap ASN di Lebak bakal rutin dilakukan. Tujuannya, untuk meningkatkan kinerja ASN yang berada di lingkungan Kemenag Lebak,” terangnya.

Humas Kemenag Lebak Anjas Badrudin Putra menyatakan, 58 orang ASN yang dilantik dan diambil sumpah merupakan tenaga honorer K-2 yang telah memenuhi syarat dan telah diangkat menjadi calon ASN. Mereka diharapkan mampu meningkatkan kinerja Kemenag Lebak.

“Mereka bertugas di KUA, madrasah, dan di kantor Kemenag. Mereka harus bersyukur, karena pengabdiannya sebagai tenaga honorer K-2 diganjar pengangkatan menjadi ASN. Karenanya, mereka harus bekerja keras dalam melayani masyarakat,” tegasnya. (Mastur/Radar Banten)