LEBAK – Pejabat Sementara Bupati Kabupaten Lebak Ino S Rawita mengatakan, tercatat jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Lebak mencapai 106.000 ribu jiwa, namun dari jumlah tersebut belum semuanya mendapatkan bantuan dari program keluarga harapan (PKH).

“Kita akan koordinasikan dengan pemerintah pusat guna menambah kuota penerima bantuan PKH, karena saat ini jumlah penerima hanya mencapai 48.000 ribu saja, dari jumlah warga miskin yang ada di Kabupaten Lebak 106.000 ribu jiwa,” ujarnya usai menghadiri acara penyaluran bantuan PKH dan Rastra di Pendopo Setda Lebak, Senin (26/2).

Ino berharap, program bantuan ini agar terus berkembang, sehingga 58 ribu warga miskin Lebak yang belum menerima bisa menerimanya. Kemudian kedepannya PKH ini dapat mendongkrak dan memberantas kemiskinan di Kabupaten Lebak.

“Saya harap bantuan seperti ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, maksudnya bantuan tersebut agar digunakan untuk berwirausaha agar kedepannya masyarakat bisa hidup mandiri tidak mengharapkan bantuan. Kita akan bantu agar masyarakat miskin dapat dientaskan,” katanya.

Sementara itu, Komisi VIII DPR RI Trimurny yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, akan berupaya membantu meningkatkan alokasi anggaran dan kuoata terhadap penerima bantuan PKH, khususnya untuk daerah tertinggal, seperti Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

“Nanti pada rapat selanjutnya saya akan berusaha membicarakan dengan kementerian sosial untuk meningkatkan bantuan PKH di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Sehingga masyarakat miskin di Kabupaten Lebak dapat menerima bantuan sepenuhnya. Saya harap bantuan ini tepat sasaran, artinya diberikan kepada warga yang benar-benar tidak mampu,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kebak Eka Darmana P mengatakan, akan terus mendata dan akan melakukan verifikasi terhadap jumlah warga miski di Kabupaten Lebak melalui. Sebenarnya Dinas Sosial selalu update setiap enam bulan sekali untuk data penerima PKH.

“Kita akan terus melakukan pendataan warga yang kurang mampu di kabupaten Lebak. Selain untuk menerima PKH, kita juga mendata untuk warga yang harus menerima bantuan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni),” tuturnya. (Omat/twokhe@gmail.com).