58 Wanita Terjaring Razia

0
300 views
Sejumlah wanita dari tempat hiburan malam saat mendapatkan pembinaan dari Polres Cilegon. DOKUMENTASI PORLES CILEGON

CILEGON – Sebanyak 58 wanita terjaring operasi cipta kondisi (cipkon) di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Cilegon, Selasa (30/7) dini hari. Puluhan wanita itu digelandang ke Mapolres Cilegon untuk didata.

Dalam operasi yang berlangsung hingga Selasa (30/7) dini hari itu, petugas mengamankan 58 wanita dari sejumlah tempat hiburan malam yang berada di wilayah hukum Polres Cilegon. Seluruh wanita yang diduga pekerja hiburan malam itu digelandang ke Polres untuk dilakukan pendataan, tes urine, sidik jari, dan pembinaan. Setelah semua itu dilakukan, para wanita itu diizinkan untuk pulang.

Kabag Ops Polres Cilegon Komisaris Polisi (Kompol) Mochamad Sujatna mengatakan, operasi yang digelar mulai Senin (29/7) malam itu bertujuan menciptakan situasi aman. Operasi itu untuk mencegah pencurian, kepemilikan senjata tajam (sajam), senjata api (senpi), narkoba, minuman keras, petasan, dan bahan berbahaya lainnya.

Sebanyak 222 personel dikerahkan untuk operasi itu. Mereka disebar ke beberapa zona. Di antaranya, zona Pulomerak, zona Cilegon, dan zona Cibeber. Sasarannya tempat hiburan malam dan lokasi yang kerap menjadi lokasi balap liar.

Petugas mengamankan 58 wanita yang terjaring operasi yang digelar hingga Selasa (30/7) dini hari itu. Mereka diamankan dari sejumlah tempat hiburan malam. Untuk pendataan, puluhan wanita itu digelandang ke Mapolres Cilegon. “Selain wanita, petugas juga mengamankan barang bukti 987 botol minuman keras berbagai jenis,” ujar Sujatna, Selasa (30/7).

Usai dilakukan pemeriksaan dan pembinaan, puluhan wanita itu diperbolehkan untuk pulang. “Tidak ada yang terbukti mengonsumsi narkoba,” kata Sujatna.

Kapolres Cilegon Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rizki Agung Prakoso menjelaskan, operasi tersebut secara rutin digelar untuk memastikan ketertiban dan keamanan di tengah-tengah lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh lapisan masyarakat diminta untuk berpartisipasi mewujudkan ketertiban dan keamanan. “Peran semua pihak sangat penting,” ujarnya. (Bayu M/RBG)